Bumi Resources (BUMI) Rilis Lapkeu, Pendapatan & Laba Turun
JAKARTA, investor.id - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membukukan pendapatan US$ 1,17 miliar hingga akhir kuartal III-2023 (tanpa mengkonsolidasikan PT Kaltim Prima Coal/KPC). Turun 15,7% dari US$ 1,39 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Dalam laporan keuangan (lapkeu) perseroan per 30 September 2023 yang ditelaah secara terbatas dan dipublikasikan di website Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 29 November, entitas Grup Bakrie dan Grup Salim itu mencatatkan beban pokok pendapatan US$ 1,09 miliar. Jumlahnya susut dari US$ 1,1 miliar di akhir kuartal III-2022.
Meski beban pokok pendapatan turun, laba bruto perseroan tetap mengecil jadi US$ 78,92 juta dalam 9 bulan 2023. Dibandingkan US$ 294,27 juta dalam periode yang sama tahun lalu.
Laba usaha Bumi Resources (BUMI) berkurang dari US$ 225,04 juta menjadi US$ 16,92 juta per 30 September tahun ini.
Adapun laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk US$ 58,26 juta pada Januari-September 2023. Berkurang 84,05% dari US$ 365,49 juta pada 9 bulan 2022.
Jumlah aset per 30 September 2023 sebesar US$ 4,18 miliar, liabilitas US$ 1,37 miliar, dan ekuitas neto US$ 2,81 miliar.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






