Emiten Ini Bayarkan Dividen Rp 42.000/Saham
JAKARTA, investor.id - Perusahaan farmasi, PT Organon Pharma Indonesia Tbk (SCPI) dijadwalkan membayarkan dividen interim tahun buku 2023 senilai Rp 151,2 miliar atau Rp 42.000 per saham pada Senin, 11 Desember 2023.
Sebelumnya cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 30 November, ex dividen pasar reguler dan negosiasi 1 Desember.
Cum dividen pasar tunai 4 Desember, ex dividen pasar tunai 5 Desember. Tanggal daftar pemegang saham yang berhak pada 4 Desember, dan pembayaran dividen di 11 Desember.
Saham SCPI sendiri saat ini dalam kondisi disuspensi lama dan posisinya ada di Rp 29.000. Organon Pharma memang memiliki rencana menjadi perusahaan tertutup.
Per 31 Oktober 2023, pemegang saham SCPI adalah Organon LCC sebanyak 3.556.336 saham atau 98,787%. Sedangkan masyarakat tinggal menggenggam 43.664 saham. Jumlah pemegang sahamnya 438 pihak.
Laba
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler

