Harga Emas Naik, Sentuh Level Tertinggi 10 Hari
NEW YORK, investor.id - Harga emas menguat hingga menyentuh level tertinggi dalam 10 hari pada Kamis (14/12/2023). Penguatan tersebut terjadi karena dolar dan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS) tergelincir setelah The Fed mengisyaratkan berakhirnya siklus pengetatan kebijakan moneternya.
Dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,4% menjadi US$ 2.034.31 per ons pada 20.17 GMT. Sedangkan emas berjangka AS ditutup menguat 2,4% menjadi US$ 2.044,9.
"Pivot dovish The Fed yang disampaikan pada pertemuan FOMC kemarin dan secara pragmatis memberikan lampu hijau bagi pasar untuk memperhitungkan siklus pemangkasan The Fed yang lebih agresif, dan kami berharap pasar akan mengikuti hal tersebut," kata Daniel Ghali, ahli strategi komoditas di TD Sekuritas.
“Hal ini sangat positif bagi harga emas, mengingat permintaan investor adalah salah satu hal yang hilang agar reli ke level tertinggi baru sepanjang masa dapat dipertahankan,” tambahnya.
Suku bunga yang lebih rendah mengurangi opportunity cost dari memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding) dan membebani dolar AS.
Dolar AS tergelincir ke level terendah dalam empat bulan, sementara imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun turun ke level terendah sejak akhir Juli.
Sebanyak 17 dari 19 pejabat The Fed memproyeksikan suku bunga yang lebih rendah pada akhir 2024, setelah bank sentral mempertahankan suku bunga stabil untuk pertemuan ketiga berturut-turut, seperti yang diperkirakan.
Pasar sekarang memperkirakan sekitar 77% peluang penurunan suku bunga The Fed pada Maret, menurut CME FedWatch tool.
Bank Sentral Eropa juga mempertahankan suku bunga acuannya seperti yang diharapkan pada Kamis (14/12/2023).
Sedangkan logam mulia lainnya, yaitu perak di pasar spot naik 1,6% menjadi US$ 24,13 per ons, sementara platinum naik 2,6% ke level tertinggi sejak September di US$ 958,51. Sedangkan Paladium melonjak 11% menjadi US$ 1.102,44, mencatatkan sesi terbaiknya sejak Maret 2020 setelah mencapai level terendah dalam lima tahun pada awal bulan ini.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






