Tak Hanya Bayar Dividen Rp 1,39 T, Emiten Batu Bara Ini Punya Info Penting Lain
JAKARTA, investor.id - Emiten batu bara Grup Sinar Mas, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) menyampaikan keterbukaan informasi terbaru pada Jumat (22/12/2023).
Sekretaris Perusahaan Golden Energy Mines (GEMS), Sudin SH menjelaskan bahwa perseroan (GEMS) menambah modal anak usahanya, yakni PT Trisula Kencana Sakti (TKS) pada 21 Desember 2023. TKS merupakan anak usaha langsung GEMS dengan kepemilikan 99,99%.
“Tambahan modal disetor dan ditempatkan TKS seluruhnya diambil oleh perseroan,” terang Sudin dalam keterbukaan informasi.
Ia menambahkan, penambahan modal ini bersumber dari kas internal GEMS, dengan tujuan memperkuat posisi keuangan dan struktur modal TKS.
Diberitakan sebelumnya, Golden Energy Mines (GEMS) dijadwalkan membayarkan dividen interim ke-2 tahun buku 2023 pada Jumat, 22 Desember 2023.
Jumlah dividennya total US$ 90 juta atau sama dengan US$ 0,0153/saham. Dalam keterbukaan informasi pada 5 Desember lalu, perseroan menggunakan kurs tengah BI per tanggal 4 Desember 2023 senilai US$ 1 = Rp 15.524 sehingga dividen interim ke-2 perseroan tahun buku 2023 sejumlah Rp 1,39 triliun atau sama dengan Rp 237,52 per saham.
Dividen
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






