Saham sempat Terbang 1.270% lalu Anjlok, Emiten Ini Penuhi Permintaan Bursa
JAKARTA, investor.id - PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) akan menggelar public expose insidentil pada 8 Januari 2024. Acara bertempat di Living Room Darbe Corner, Jl Raya Manyar Tirtoasri 62 Surabaya mulai pukul 13.00 WIB.
Adapun paparan publik insidentil ini mengacu pada permintaan Bursa Efek Indonesia (BEI). “Latar belakang pelaksanaan, permintaan bursa,” ungkap Presiden Direktur KAYU, Nanang Sumartono dalam keterbukaan informasi, Kamis (4/1/2024).
Agenda yang dibahas pada paparan publik tersebut adalah kinerja keuangan kuartal III-2023 dan kondisi bisnis terkini perseroan. Proyeksi dan rencana bisnis tahun 2024. Lalu analisa manajemen terkait dengan pergerakan harga saham perseroan.
Baca Juga:
INDY-PTBA-ADRO-BUMI MembaraSementara itu, BEI kembali membuka suspensi saham PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) mulai sesi I perdagangan 4 Januari 2024. Sahamnya sempat dikenakan suspensi pada perdagangan 3 Januari karena terjadi penurunan harga kumulatif yang signifikan.
“Suspensi atas perdagangan saham PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 4 Januari 2024,” ungkap pengumuman BEI.
Namun nahas, meski sempat disuspensi dan dibuka kembali, saham KAYU tetap anjlok. Saham ini dibuka langsung jatuh 34,18% membentur batas auto reject atas (ARA) ke Rp 52 pada sesi I perdagangan 4 Januari. Per akhir sesi I, terdapat antrean jual saham KAYU di Rp 52 hingga 2,25 juta lot.
Saham KAYU mendadak anjlok sejak Desember 2023. Padahal saham ini sempat melambung tinggi mulai April 2023 dan pernah tercatat terbang ke Rp 685 pada 30 November 2023, terbang 1.270% dari posisinya di Rp 50 pada awal tahun 2023.
Kinerja Keuangan
Darmi Bersaudara (KAYU) pada awalnya bergerak di sektor perdagangan umum produk kayu olahan. Berkantor pusat di Surabaya dan menyewa area pengolahan kayu di Gresik dan Pasuruan.
Pada 2015, pendiri perseroan memutuskan berkonsentrasi penuh menjalankan perdagangan ekspor kayu olahan bermerek dagang Darbe Wood dengan bahan baku secara legal diperoleh dari hutan Indonesia.
Perseroan menyediakan kayu olahan bermutu tinggi jenis decking, E2E, T&G, flooring, door jamb, post beam, finger joint, dan window jamb dengan tujuan ekspor ke Asia Selatan khususnya Nepal dan India. Perseroan adalah salah satu entitas usaha dalam Darbe Group.
Per 30 September 2023, Darmi Bersaudara mencatatkan penjualan bersih Rp 5,34 miliar. Turun jauh dari Rp 19,71 miliar pada periode yang sama tahun 2022.
Perseroan juga membukukan laba bersih tahun berjalan Rp 649,66 juta per akhir kuartal ketiga tahun 2023. Yang juga menyusut dari Rp 1,39 miliar pada 9 bulan 2022.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






