Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Ukir Rekor ATH Baru, Ada Saham yang Melejit hingga ARA  

Penulis : Indah Handayani
4 Jan 2024 | 16:19 WIB
BAGIKAN
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali mengukir rekor tertinggi baru sepanjang masa atau all time high (ATH), setelah ditutup melonjak 80,67 poin (1,11%) ke level 7.359,76 pada Kamis (4/1/2024). Ada saham yang melejit hingga mentok batas auto reject atas (ARA). 

Sebelumnya, rekor ATH IHSG tercatat di level 7.323,58 yang terjadi pada hari pertama perdagangan tahun 2024, Selasa (2/1/2024).

Adapun total nilai transaksi bursa hari ini mencapai Rp 9,87 triliun. Sebanyak 326 saham naik, 221 saham terkoreksi, dan 221 saham stagnan.

ADVERTISEMENT

Mayoritas sektor saham menguat. Penguatan tertinggi terjadi pada sektor transportasi sebesar 2,25%. Diikuti, penguatan sektor keuangan 2,05%, sektor energi 1,67%, sektor barang konsumsi primer 0,87%, dan sektor barang konsumsi non primer 0,86%. 

Hanya tiga sektor saham yang melemah. Ketiganya adalah sektor kesehatan yang turun 0,3%, sektor teknologi terkoreksi 0,27%, dan sektor properti tergerus 0,04%. 

Saat IHSG hari ini mengukir rekor ATH baru, saham PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) melejit hingga mentok batas auto reject atas (ARA) dan memimpin top gainers. APEX melesat 34,1% menjadi Rp 224.

Selain APEX, ada empat saham lainnya yang juga masuk top gainers. Keempatnya adalah PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) yang melejit 28,6% menjadi Rp 256 dan PT Pulau Subur Tbk (PTPS) meningkat 17,4% menjadi Rp 182.

Ada pula, saham PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) yang melejit 16,6% menjadi Rp 133 dan PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) terkerek 14,6% menjadi Rp 102.

Sementara itu, saham PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) anjlok hingga membentur batas auto reject bawah (ARB) dan memimpin top losers. Saham KAYU terjungkal 34,1%.

Diikuti, saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) terpangkas 17,2%, PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) melemah 16%, PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) turun 14,7%, dan PT Tanah Laut Tbk (INDX) anjlok 10,4%. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 46 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 56 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia