Jumat, 15 Mei 2026

Bos Garuda (GIAA) Beberkan Rangkaian Aksi Pemangkasan Utang

Penulis : Jauhari Mahardhika
4 Jan 2024 | 20:33 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama Garuda Indonesia (GIAA) Irfan Setiaputra. (Dok. B-Universe Photo)
Direktur Utama Garuda Indonesia (GIAA) Irfan Setiaputra. (Dok. B-Universe Photo)

JAKARTA, investor.id – PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) berhasil menyelesaikan pelunasan sebagian porsi Reg-S surat utang sebesar US$ 536,45 juta dari keseluruhan surat utang yang senilai US$ 624,21 juta dengan bunga 6,5% yang jatuh tempo pada tahun 2031.

Garuda Indonesia juga melunasi sukuk yang diterbitkan oleh Garuda Indonesia Global Sukuk Limited sebesar US$ 78,01 juta dengan jumlah distribusi periodik sebesar 6,5% yang jatuh tempo pada tahun 2031.

Selain itu, Garuda Indonesia melunasi sebagian pokok surat utang porsi Reg-S dan sukuk sebesar US$ 113,8 juta melalui skema penawaran tender atau tender offer dengan total nilai pelaksanaan mencapai US$ 49,99 juta secara bertahap pada 21 Desember 2023 untuk surat utang dan 29 Desember 2023 untuk sukuk.

ADVERTISEMENT

Pelunasan sebagian itu dilakukan kepada pemegang surat utang dan sukuk, yang mayoritas merupakan para kreditur emiten berkode saham GIAA tersebut dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Pelunasan dirampungkan dengan menggunakan sumber dana dari kas internal GIAA.

“Selesainya aksi korporasi pelunasan sebagian surat utang dan sukuk menjadi salah satu komitmen Garuda Indonesia dalam menjaga kepercayaan para kreditur yang selaras dengan berbagai langkah perbaikan kinerja yang ditempuh pasca PKPU,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia (GIAA), Irfan Setiaputra dalam keterangan tertulis, yang dikutip pada Kamis (4/1/2024).

Menurut dia, inisiatif ini juga diharapkan dapat memperbaiki struktur permodalan agar menjadi makin sehat ke depannya, terutama dari sisi kemampuan likuiditas dan solvabilitas perusahaan. Dengan begitu, operasional GIAA dapat berlangsung optimal dan adaptif dalam mewujudkan kinerja perusahaan yang diproyeksikan tumbuh makin positif.

“Pelunasan sebagian surat utang dan sukuk juga merupakan bagian dari langkah proaktif Garuda Indonesia untuk memastikan fundamental kinerja keuangan perusahaan tumbuh solid,” ucap Irfan.

Fundamental kinerja keuangan GIAA salah satunya bakal ditunjang oleh langkah berkelanjutan dalam perbaikan kinerja ekuitas melalui pengelolaan secara aktif atas aset, liabilitas, dan ekuitas untuk mengoptimalkan efektivitas profil arus kas perusahaan.

“Aksi korporasi tersebut juga menjadi representasi niat baik (goodwill) perusahaan secara berkelanjutan dalam memastikan proses penyelesaian kewajiban terhadap para kreditur dapat berjalan semakin prudent,” tutur dia.

Outlook Pemulihan Kinerja 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 47 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia