Harga CPO Melesat, Terdorong Penguatan Minyak Kedelai
JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) melesat pada Kamis (18/1/2024). Kenaikan tersebut didorong oleh penguatan harga minyak kedelai.
Berdasarkan data BMD pada penutupan Kamis (18/1/2024), kontrak berjangka CPO untuk Februari 2024 naik 74 Ringgit Malaysia menjadi 3.929 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Maret 2024 meningkat 78 Ringgit Malaysia menjadi 3.914 Ringgit Malaysia per ton.
Sementara itu, kontrak berjangka CPO April 2024 terkerek 80 Ringgit Malaysia menjadi 3.895 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Mei 2024 bertambah 77 Ringgit Malaysia menjadi 3.849 Ringgit Malaysia per ton.
Sedangkan kontrak berjangka CPO Juni 2024 melesat 70 Ringgit Malaysia menjadi 3.783 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Juli 2024 menguat 62 Ringgit Malaysia menjadi 3.716 Ringgit Malaysia per ton.
Pedagang minyak sawit David Ng mengatakan penguatan harga minyak kedelai dan minyak mentah membantu meningkatkan sentimen. “Oleh karena itu, kami melihat support di 3.750 Ringgit Malaysia per ton dan resistance di 3.950 Ringgit Malaysia per ton,” katanya dikutip dari Bernama.
Sementara itu, perusahaan inspeksi independen, AmSpec Agri Malaysia memproyeksikan ekspor produk minyak sawit Malaysia pada 1-15 Januari akan turun 2,6% menjadi 604.474 ton dibandingkan bulan sebelumnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






