Mundur dari Berkah Beton (BEBS), Sultan Subang Buka-bukaan: Saya Mohon Maaf
JAKARTA, investor.id - Asep Sulaeman Sabanda mundur dari posisi komisaris utama (komut) PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS). Surat pengunduran diri sosok berjuluk ‘Sultan Subang’ itu diterima oleh Berkah Beton Sadaya pada 15 Januari 2024.
Dalam suratnya, Asep menginformasikan niatnya untuk mengundurkan diri dari jabatannya di BEBS. Ia menekankan, pengunduran diri ini akan efektif sejak tanggal diterimanya dan persetujuan dari seluruh pemegang saham perseroan.
“Saya ingin menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada saya selama memimpin perseroan,” ungkap Asep dalam surat pengunduran dirinya dikutip Sabtu (20/1/2024).
Baca Juga:
Petrindo (CUAN) Ungkap Agenda Penting“Sejalan dengan itu, saya ingin menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya apabila dalam masa jabatan saya terdapat hal yang mungkin tidak memuaskan,” lanjutnya.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dukungan yang diberikan selama ini,” ungkap Sultan Subang.
Kemudian dia menegaskan pengunduran dirinya. “Saya ingin menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan yang mungkin terjadi selama saya berada di perusahaan,” imbuhnya.
“Saya berharap perusahaan terus meraih kesuksesan dan senantiasa mendapat berkah,” paparnya.
Asep Sulaeman Sabanda sebelumnya menjadi komut BEBS berdasarkan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perseroan pada 26 Mei 2023. Artinya, per tanggal 15 Januari 2024, Asep belum genap setahun menjabat komut BEBS.
Jual Saham
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
WOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen
Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang
Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data
Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah PutihKetika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel
Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.Tag Terpopuler
Terpopuler




