Jumat, 15 Mei 2026

Carsurin (CRSN) Jalin Aliansi Strategis terkait Baterai EV

Penulis : Thresa Sandra Desfika
27 Feb 2024 | 07:10 WIB
BAGIKAN
PT Carsurin Tbk (CRSN). (Foto: Prospektus Perseroan)
PT Carsurin Tbk (CRSN). (Foto: Prospektus Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Carsurin Tbk (CRSN) dan National Battery Research Institute (NBRI) mengumumkan penandatanganan strategic alliance agreement  (SAA), yang menandai kemajuan signifikan dalam kolaborasi kedua belah pihak dengan tujuan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam industri kendaraan listrik (EV).

Perjanjian yang berlaku segera ini, menetapkan kerangka kerja konkret untuk pendirian dan operasional fasilitas pengujian baterai EV yang canggih di Indonesia, dan menjadi sebuah tonggak penting dalam upaya Indonesia menuju mobilitas berkelanjutan dan kepemimpinan teknologi di sektor EV.

Kolaborasi antara Carsurin, sebagai perusahaan pengujian, inspeksi, dan sertifikasi (TIC) terkemuka di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 55 tahun, bersama  dengan NBRI, yang berada di garis depan inovasi baterai dan energi terbarukan, diyakinkan dapat merevolusi lanskap EV di Indonesia dan lebih luas lagi.

ADVERTISEMENT

Aliansi strategis ini berfokus pada perpaduan antara pengalaman komersial yang luas dan keahlian teknis Carsurin dengan kemampuan penelitian mutakhir dan wawasan mendalam NBRI tentang teknologi baterai EV.

Fasilitas pengujian baterai EV, sebagaimana direncanakan dalam aliansi strategis ini, akan menyediakan jasa  pengujian laboratorium yang komprehensif untuk EV baterai sel, modul, dan pak di berbagai skenario dan kondisi. Cakupan kerja sama ini, termasuk namun tidak terbatas pada pengujian kinerja, pengujian umur siklus, pengujian lingkungan, pengujian electromagnetic compatibility (EMC), pengujian keselamatan dan kepatuhan, serta evaluasi battery management system (BMS).

Upaya awal akan memprioritaskan moda transportasi kendaraan roda 2 dan roda 3, sejalan dengan luasnya pasar di Indonesia.

"Pendirian fasilitas pengujian baterai EV ini merupakan langkah penting dalam perjalanan kami menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan untuk Indonesia. Melalui aliansi strategis antara Carsurin dan NBRI, kami tidak hanya menciptakan infrastruktur, kami juga membangun fondasi bagi Indonesia untuk menjadi yang terdepan dalam bisnis lanskap EV global. Fasilitas laboratorium ini merupakan representasi dari dedikasi  kami terhadap keunggulan, inovasi, dan komitmen terhadap kesejahteraan lingkungan planet kita,” ujar  Direktur Utama PT Carsurin Tbk, Sheila Tiwan dalam keterangan resmi, Selasa (27/2/2024).

Aliansi strategis ini menekankan komitmen kedua belah pihak terhadap inovasi, kualitas, dan keberlanjutan, dengan tujuan untuk memastikan bahwa teknologi baterai EV yang dikembangkan dan diterapkan di Indonesia memenuhi standar tertinggi keselamatan, efisiensi, dan pengelolaan lingkungan. Dengan memfasilitasi ekosistem yang kondusif untuk mengadopsi dan menggunakan inovasi EV, Carsurin dan NBRI siap melakukan  kemajuan yang signifikan dalam mengurangi emisi karbon dan meningkatkan keamanan energi negara, sekaligus memposisikan Indonesia sebagai pemain kunci dalam industri EV global.

Berbagi Tanggung Jawab

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia