Harga Emas Naik di Atas US$ 2.100, Tembus Level Tertinggi Tiga Bulan
NEW YORK, investor.id - Harga emas naik di atas level US$ 2.100 dan menembus level tertinggi dalam tiga bulan pada Senin (4/3/2024). Penguatan tersebut didorong oleh meningkatnya taruhan akan pemangkasan suku bunga oleh The Fed pada Juni mendatang.
Dikutip dari Reuters, harga emas spot naik 1,6% menjadi US$ 2.116,77 per ons. mencapai level tertinggi sejak 4 Desember, saat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa US$ 2.135,4. Sedangkan kontrak berjangka emas Amerika Serikat (AS) naik sekitar 1,5% menjadi US$ 2.126,3.
Baca Juga:
Emas Antam Stabil di Sesi Awal PekanHarga emas meningkat sekitar US$ 50 selama minggu lalu, didorong oleh pertumbuhan yang lemah dalam sektor manufaktur dan pengeluaran konstruksi AS, serta tekanan harga yang lebih rendah.
Phillip Streible, chief market strategist di Blue Line Futures di Chicago, mengatakan harga emas dapat dengan mudah melampaui rekor tertinggi. "Powell (Ketua The Fed) akan berbicara dua kali minggu ini dan dia bisa tampil lebih dovish. Kita juga akan melihat hasil yang kurang baik pada data pekerjaan (AS) pada Jumat (8/3/2024)," tambah Streible.
Pasar saat ini memperkirakan 66% kemungkinan adanya pemangkasan suku bunga oleh Fed pada Juni, menurut CME Fed Watch Tool.
"Jika angka inflasi tetap terkendali, tren emas akan terus meningkat," kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.
Harga emas cenderung turun ketika suku bunga AS tinggi untuk mengendalikan inflasi, meningkatkan imbal hasil aset pesaing seperti obligasi dan menguatkan dolar, sehingga membuat logam mulia ini lebih mahal untuk dibeli dengan mata uang asing.
"Ketegangan geopolitik yang meningkat di seluruh dunia telah mengurangi minat short selling, pada dasarnya memperkuat kredibilitas buy on dips emas saat ini,” tulis Ole Hansen, kepala strategi komoditas Saxo Bank.
Harga patokan emas London mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar US$ 2.098,05 per troy ons pada lelang Senin sore, melampaui rekor sebelumnya US$ 2.078,4 yang dicatat pada 28 Desember 2023, kata London Bullion Market Association.
Sedangkan harga logam mulia lainnya, yaitu platinum naik 1,1% menjadi US$ 897,1 per ons dan paladium menguat 0,5% menjadi US$ 960,5. Sementara itu, harga perak di pasar spot meningkat 2,8% menjadi US$ 23,79.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






