Jumat, 15 Mei 2026

Potensi Konflik NATO Geser Investor ke Aset Safe Haven

Penulis : Grace El Dora
6 Mar 2024 | 12:50 WIB
BAGIKAN
Batangan emas dan perak dengan berbagai ukuran terletak di brankas di atas meja di pedagang logam mulia Pro Aurum di Munich. (Foto: Sven Hoppe / Picture Alliance / Getty Images)
Batangan emas dan perak dengan berbagai ukuran terletak di brankas di atas meja di pedagang logam mulia Pro Aurum di Munich. (Foto: Sven Hoppe / Picture Alliance / Getty Images)

JAKARTA, investor.id – Harga emas hari ini terus menunjukkan kestabilan dengan tren kenaikan, dengan prediksi harga hari ini tetap tinggi. Analisis Deu Calion Futures (DCFX) Andrew Fischer memperkirakan ada sedikit koreksi, namun faktor utama yang memengaruhi pasar emas saat ini adalah konflik di Eropa dan Rusia.

Konflik tersebut mencapai tingkat yang sangat tinggi, dengan aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) melakukan latihan perang yang intensif sebagai persiapan menghadapi Rusia.

“Hal ini potensial membuat para investor menjadi takut dan ragu terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) atau USD, sehingga mereka lebih memilih untuk berinvestasi dalam emas sebagai aset safe haven,” jelas Fischer, Rabu (6/3).

ADVERTISEMENT

Meskipun ada sedikit koreksi, menurutnya tren kenaikan emas masih dominan.

“Saat ini belum ada tanda yang cukup signifikan untuk pembalikan tren dan harga emas kemungkinan akan terus menunjukkan kekuatan. Namun, investor tetap perlu waspada memperhatikan pergerakan pasar dengan cermat, terutama mengingat situasi geopolitik yang tidak pasti,” tulisnya dalam catatan Rabu

Dalam rangkuman harga emas hari ini, emas berjangka (futures) tercatat lebih tinggi selama sesi AS pada Selasa (5/3). Pada Divisi Comex New York Mercantile Exchange, harga emas berjangka untuk penyerahan April diperdagangkan pada US$ 2,00 per troy ons atau naik 0,52%. Harga logam kuning ini juga mencapai sesi tinggi sebelumnya.

Dilihat dari sisi teknis, harga emas kemungkinan akan mendapat dukungan pada level US$ 2.033,40, sementara resistensi terlihat pada level US$ 2.150,20. Ini menunjukkan pasar masih melihat emas sebagai aset yang menarik, sedangkan level-level ini menjadi titik fokus dalam mengidentifikasi potensi pergerakan harga ke depan.

Dalam konteks mata uang, Indeks Dolar AS Berjangka mengalami penurunan sebesar 0,04% dan diperdagangkan pada USD103,73. Hal ini mencerminkan kecenderungan investor untuk mencari alternatif investasi di luar mata uang dolar AS, dengan emas sebagai pilihan utama.

Harga Perak dan Tembaga

Sementara itu, di Comex, harga perak untuk penyerahan Mei mengalami penurunan sebesar 0,41%, diperdagangkan pada US$ 23,89 per troy ons.

Begitu juga dengan tembaga untuk penyerahan Mei, turun 0,37% dan diperdagangkan pada harga US$ 3,84 per pon. Meskipun emas menjadi fokus utama, penurunan ini dapat memberikan peluang bagi investor untuk diversifikasi portofolio mereka

Secara keseluruhan, Fischer menunjukkan harga emas hari ini terus mendapat dukungan kuat. Meskipun ada potensi koreksi, faktor geopolitik dan ketidakpastian global membuat emas tetap menjadi pilihan utama bagi investor yang mencari perlindungan dan stabilitas dalam kondisi pasar yang berfluktuasi.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia