Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Kembali Pecah Rekor Seiring Peningkatan Taruhan Pemangkasan Suku Bunga AS

Penulis : Indah Handayani
7 Mar 2024 | 04:00 WIB
BAGIKAN
Emas batangan di pabrik logam mulia sekunder Shchyolkovo. (Foto: ANTARA/REUTERS/TASS/Sergei Fadeichev/aa)
Emas batangan di pabrik logam mulia sekunder Shchyolkovo. (Foto: ANTARA/REUTERS/TASS/Sergei Fadeichev/aa)

NEW YORK, investor.id - Harga emas kembali memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) pada Rabu (6/3/2024). Dengan demikian, harga emas telah menembus rekor tertingginya dalam dua hari berturut-turut. Hal itu seiring dengan meningkatnya taruhan terhadap pelonggaran moneter Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari Reuters, harga emas spot naik 0,7% menjadi US$ 2,141.99 per ons, setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar US$ 2.152,09 di awal perdagangan. Sedangkan kontrak emas berjangka AS ditutup menguat 0,8% menjadi US$ 2.158,2.

Harga emas mendapatkan dukungan tambahan karena dolar AS melemah setelah Ketua The Fed Jerome Powell menunjukkan kemungkinan pemangkasan suku bunga pada tahun ini.

ADVERTISEMENT

"Harga emas kemungkinan akan terus naik karena sentimen bullish tetap dominan. Namun, bullion mungkin memerlukan sedikit waktu untuk mencerna komentar keseluruhan Powell serta melihat laporan ketenagakerjaan pada Jumat ini," kata Tai Wong, seorang pedagang logam independen berbasis di New York.

Emas merugi ketika suku bunga AS tinggi meningkatkan imbal hasil pada aset pesaing seperti obligasi dan meningkatkan nilai dolar, membuat bullion lebih mahal bagi pembeli luar negeri.

"Terdapat data makro yang telah mendorong kita ke arah ini dan tanggapan terhadap harapan kebijakan dari The Fed. Tetapi respons di pasar emas telah menjadi beberapa kali lipat dari apa yang model nilai fair jangka panjang tunjukkan," kata Michael Hsueh, analis Strategi FX & Komoditas di Deutsche Bank.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia