Jumat, 15 Mei 2026

Phintraco Sekuritas: Pasar Konsolidasi, Cuan Enam Saham Justru Bakal Melejit

Penulis : Indah Handayani
15 Mar 2024 | 08:10 WIB
BAGIKAN
Pekerja melintasi layar pergerkaan saham di gedung BEI, Jakarta. (B-Universe Photo/David Gita Roza)
Pekerja melintasi layar pergerkaan saham di gedung BEI, Jakarta. (B-Universe Photo/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG konsolidasi pada Jumat (15/3/2024). IHSG hari ini diperkirakan bergerak pada resistance 7.440, pivot 7.400, support 7.375. Perusahaan efek itu merekomendasikan enam saham justru bakal melejit, salah satunya BBTN.

Phintraco Sekuritas menjelaskan, secara teknikal, IHSG hari ini tertahan pada support dinamis MA5 setelah membentuk pola spinning top. Hal ini mengindikasikan adanya potensi konsolidasi antara 7.375 – 7.450. “Indikator MACD menunjukkan pergerakan sideways, sementara indikator Stochastic sudah berada pada area overbought,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Jumat (15/3/2024).

Dari pasar regional, Phintraco Sekuritas menambahkan, pasar tengah mengantisipasi data China House Price Index bulan Februari 2024, yang diproyeksikan mengalami perbaikan menjadi minus 0,3% dari bulan sebelumnya minus 0,7%. Peningkatan diduga akibat kebijakan yang dilakukan oleh People's Bank of China (PBoC), dalam melakukan pemangkasan suku bunga pinjaman 5 tahun (Feb-24).

ADVERTISEMENT

“Pemulihan yang terjadi di sektor properti berpotensi memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan, mengingat kontribusi sektor properti China yang merupakan salah satu penyumbang terbesar terhadap GDP,” jelas Phintraco Sekuritas.

Dari dalam negeri, Phintraco Sekuritas mengatakan, beberapa rilis data memberikan indikasi positif terhadap pemulihan ekonomi Indonesia. Neraca perdagangan diproyeksikan meningkat menjadi US$ 2,32 miliar, hal ini mencerminkan ketahanan ekonomi Indonesia.

Selain itu, Ekspor diproyeksikan membaik menjadi 6,5% dari bulan sebelumnya, sementara impor diproyeksikan tumbuh mencapai 9,3%, menandakan meningkatnya permintaan domestik dan aktivitas ekonomi. “Data ini mencerminkan optimisme pasar terhadap prospek ekonomi domestic,” papar Phintraco Sekuritas.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan enam saham justru bakal melejit, yaitu BBTN, INDF, ELSA, MEDC, INDY dan TLKM

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia