Emisi Surat Utang BNI (BBNI) US$ 500 Juta, Saham Termurah, dan Target Harganya
BBNI mencatatkan kinerja gemilang sepanjang 2023 dan memantapkan posisinya sebagai bank domestik yang kompetitif di skala global. Meski begitu, saham BBNI ternyata paling murah di kelas bank besar. Padahal, bank pelat merah ini memiliki sejumlah keunggulan.
BBNI mencetak laba bersih Rp 20,9 triliun sepanjang 2023, melesat 14,2% dibandingkan 2022 yang sebesar Rp 18,3 triliun. Ini dikontribusikan oleh perbaikan fundamental, seperti peningkatan fee-based income, efisiensi operasional, hingga kualitas aset. Perseroan mencatatkan penurunan rasio non performing loan (NPL) di posisi 2,14% dan rasio kredit dalam risiko atau loan at risk (LAR) turun menjadi 12,9% pada 2023.
Saat ini, price to book value (PBV) BBNI tercatat 1,53 kali dan menjadi yang paling murah dibandingkan para pesaing di segmen KBMI IV yang rata-rata 2 kali.
Sejalan dengan itu, beberapa analis memasang target harga tinggi untuk saham BBNI dengan rekomendasi buy.
Misalnya, BinaArtha Sekuritas mematok target harga saham BBNI Rp 7.000 dengan rekomendasi buy, Buana Capital menyematkan buy dengan target harga Rp 6.600, NH Korindo Sekuritas juga buy dengan target harga Rp 6.475, dan Ciptadana Sekuritas Asia merekomendasikan buy dengan target harga Rp 6.300.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






