Jumat, 15 Mei 2026

Emisi Surat Utang BNI (BBNI) US$ 500 Juta, Saham Termurah, dan Target Harganya

Penulis : Jauhari Mahardhika
28 Mar 2024 | 21:34 WIB
BAGIKAN
BNI (BBNI). (Dok.BNI)
BNI (BBNI). (Dok.BNI)

JAKARTA, investor.id – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI berencana menerbitkan surat utang senior BNI 2024 sebesar US$ 500 juta atau setara Rp 7,9 triliun.

BNI telah menyelesaikan roadshow pada 26 Maret 2024 dan pricing pada 27 Maret 2024. Indikasi kupon dari surat utang global tersebut mencapai 5,28% per tahun.

“Perseroan akan menyelesaikan penerbitan dalam jangka waktu 5 hari kerja setelah pricing, yaitu pada 5 April 2024,” ungkap Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo dalam keterangan tertulis, Kamis (28/3/2024).

ADVERTISEMENT

Sesuai rencana, surat utang emiten berkode saham BBNI tersebut akan dicatatkan di Bursa Efek Singapura. Surat utang itu merupakan bagian dari program penerbitan Euro Medium Term Note (EMTN) yang dibentuk pada 6 Mei 2020 dan diperbarui pada 22 Maret 2021 dan 26 Maret 2024.

“Berdasarkan program EMTN, perseroan dapat menerbitkan surat utang secara bertahap sebanyak-banyaknya US$ 2 miliar,” sebut Okki.

Adapun HSBC Ltd bertindak sebagai trustee, agen penerbit dan pembayar, agen pengalihan dan registrar, serta agen perhitungan.

Sedangkan BNI Securities Pte Ltd, Citigroup Global Markets Ltd, dan JP Morgan Securities Plc selaku arrangers dan penjual, serta managers.

“Dana hasil penerbitan surat utang akan digunakan untuk keperluan pembiayaan dan pendanaan umum perseroan,” ujar dia.

Saham Termurah dan Target Harga 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 8 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 40 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 51 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 55 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia