Jumat, 15 Mei 2026

MNC Sekuritas: Pasar Menguat, BMRI hingga SMRA Layak Diburu Pemodal

Penulis : Indah Handayani
1 Apr 2024 | 06:40 WIB
BAGIKAN
Karyawan di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Karyawan di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id - MNC Sekuritas memprediksi IHSG menguat pada Senin (1/4/2024). IHSG hari ini diperkirakan bergerak pada support 7.238-7.099 dan resistance 7.396-7.454. Perusahaan efek itu merekomendasikan BMRI hingga SMRA layak diburu pemodal.

MNC Sekuritas menjelaskan, IHSG terkoreksi 0,29% ke 7.288 dan masih didominasi oleh volume penjualan, namun penutupan IHSG masih mampu berada di atas MA60. Pada label hitam, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave iii dari wave (iii).

“IHSG hari ini masih berpeluang menguat untuk menguji 7.500-7.600,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Senin (1/4/2024).

ADVERTISEMENT

Namun, lanjut MNC Sekuritas, pada label merah, apabila IHSG hari ini menembus support 7.238 maka masih rawan melanjutkan koreksinya menguji 7.100-7.215 untuk membentuk wave (y) dari wave [iv].

MNC Sekuritas merekomendasikan BMRI hingga SMRA layak diburu pemodal. Berikut trading plan-nya:

BMRI - Buy on Weakness

BMRI menguat 1,05% ke 7.250 disertai munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih mampu berada di atas MA20. Selama masih mampu bergerak di atas 6.950 sebagai stoploss-nya, maka posisi BMRI saat ini kami perkirakan sedang berada di awal wave (v) dari wave [iii], sehingga BMRI masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 7.075-7.175

Target Price: 7.425, 7.625

Stoploss: below 6.950

DOID - Buy on Weakness

DOID terkoreksi ke 410 disertai peningkatan volume penjualan. Saat ini, posisi DOID diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (i) dari wave [c], sehingga DOID masih rawan melanjutkan koreksinya terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 372-402

Target Price: 448, 480

Stoploss: below 338

ELSA - Buy on Weakness

ELSA terkoreksi 1,03% ke 386 disertai dengan adanya peningkatan volume penjualan, koreksi dari ELSA pun sudah berada di bawah MA20. Kami perkirakan, posisi ELSA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [c], sehingga ELSA masih rawan melanjutkan koreksinya terlebih dahulu.

Buy on Weakness: 380-386

Target Price: 398, 416

Stoploss: below 374

SMRA - Buy on Weakness

SMRA bergerak flat ke 530 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatannya tertahan oleh MA20. Selama SMRA masih mampu berada di atas 505 sebagai stoploss-nya, maka posisi SMRA saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave C.

Buy on Weakness: 515-530

Target Price: 570, 605

Stoploss: below 505

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 46 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 56 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia