Jumat, 15 Mei 2026

Pilarmas: Pasar Melemah Terbatas, Tapi Cuan Lima Saham Bisa Melaju Kencang

Penulis : Indah Handayani
1 Apr 2024 | 07:00 WIB
BAGIKAN
Refleksi layar pergerakan saham di sebuah sekuritas, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Refleksi layar pergerakan saham di sebuah sekuritas, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi IHSG melemah terbatas pada Senin (1/4/2024). IHSG hari ini diperkirakan bergerak pada rentang support dan resistance di level 7.250 – 7.330. Perusahaan efek itu merekomendasikan cuan lima saham bisa melaju kencang, salah satunya AMMN.

“Potensi menguat itu ada, namun tipis,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Senin (1/4/2024).

Pada perdagangan Kamis (28/3/2024), IHSG ditutup melemah sebesar 21,27 poin (0,29%) ke level 7.288. IHSG rontok karena terbebani ambruknya sektor transportation & logistic sebesar 2,92%. 

ADVERTISEMENT

Pilarmas menjelaskan, pekan lalu banyak data penting yang dirilis, salah satunya data ekonomi dari Amerika Serikat (AS) yang cukup baik. Meskipun demikian, pelaku pasar dan investor juga yakin bahwa The Fed belum akan mengubah tingkat suku bunga mereka pada pertemuan pada April mendatang.

“Hal ini yang telah membuat beberapa mata uang, termasuk Rupiah harus menghadapi tingginya permintaan Dollar Amerika, ditambah lagi dengan adanya aksi jual asing di pasar modal yang menyebabkan Rupiah makin tertekan,” tambah Pilarmas.

Dengan demikian, Pilarmas memprediksi pelemahan rupiah terus menghantui hingga paling tidak The Fed dapat memutuskan penurunan tingkat suku bunganya. Pelemahan Rupiah juga akan menghantui beberapa perusahaan yang bergerak di bidang impor, karena akan mendorong kenaikkan harga.

Dari dalam negeri, Pilarmas mengatakan, awal bulan akan banyak data ekonomi akan datang dari Indonesia, dimana data PMI Manufacturing dan inflasi akan mencuri perhatian. Inflasi diproyeksikan mengalami kenaikkan seiring dengan belanja lebaran, oleh sebab itu secara proyeksi, MoM naik dari sebelumnya 0.37% menjadi 0.40% - 0.42% dan YoY naik dari sebelumnya 2.75% menjadi 2.85% - 2.95%.

Begitupun dengan inflasi inti yang diproyeksikan mengalami kenaikan dari sebelumnya 1.68% menjadi 1.70% - 1.75%. Namun dengan jarak inflasi dan tingkat suku bunga yang masih terpaut jauh, hal ini tidak akan terlalu berdampak terhadap pasar, karena kenaikkan inflasi dianggap sementara. Meskipun minggu ini akan penuh dengan volatilitas, kemungkinan total transaksi akan mengalami penurunan selepas Rabu mendatang.

“Hal itu karena adanya libur lebaran pekan depan. Oleh sebab itu, pelaku pasar dan investor akan memanfaatkan momentum pekan ini meskipun pasar mungkin akan dipenuhi dengan volatilitas,” jelas Pilarmas.

Pilarmas merekomendasikan cuan lima saham bisa melaju kencang, yaitu:  

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 47 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia