Jumat, 15 Mei 2026

Emiten Batu Bara Pilihan Lo Kheng Hong Laba Bersihnya Naik

Penulis : Thresa Sandra Desfika
1 Apr 2024 | 08:35 WIB
BAGIKAN
PT ABM Investama Tbk (ABMM). (Perseroan)
PT ABM Investama Tbk (ABMM). (Perseroan)

JAKARTA, investor.id - Emiten batu bara portofolio Lo Kheng Hong, PT ABM Investama Tbk (ABMM) membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk US$ 289 juta (sekitar Rp 4,4 triliun) sepanjang 2023. Angka laba bersih itu naik 7% dari US$ 269,90 juta pada 2022.

Per 31 Desember 2023, laba per saham dasar ABMM US$ 0,10497. Di periode yang sama tahun sebelumnya, raihan laba per sahamnya lebih kecil, yakni US$ 0,09804.

ABM Investama mencatatkan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan US$ 1,49 miliar di 2023. Meningkat ketimbang tahun 2022 dengan capaian US$ 1,44 miliar.

ADVERTISEMENT

Beban pokok pendapatan naik dari US$ 923,62 juta di tahun 2022, menjadi US$ 1,1 miliar pada 2023. Sehingga laba bruto tertekan dari posisi US$ 521,9 juta ke angka US$ 392,04 juta.

Secara laba tahun berjalan menurun dari US$ 341,90 juta menjadi US$ 315,62 juta. Sementara, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat. Sedangkan laba tahun berjalan kepentingan non-pengendali memang turun dari US$ 71,99 juta menjadi US$ 26,62 juta.

Valuasi

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia