Top 20 Pemegang Saham ABM Investama (ABMM), Ada Lo Kheng Hong hingga Konglomerat Ternama
JAKARTA, investor.id - PT ABM Investama Tbk (ABMM) sukses membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk US$ 289 juta (sekitar Rp 4,4 triliun) sepanjang 2023. Angka laba bersih itu naik 7% dari US$ 269,90 juta pada 2022.
Per 31 Desember 2023, laba per saham dasar ABMM US$ 0,10497. Di periode yang sama tahun sebelumnya, raihan laba per sahamnya lebih kecil, yakni US$ 0,09804.
ABM Investama mencatatkan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan US$ 1,49 miliar di 2023. Meningkat ketimbang tahun 2022 dengan capaian US$ 1,44 miliar.
Beban pokok pendapatan naik dari US$ 923,62 juta di tahun 2022, menjadi US$ 1,1 miliar pada 2023. Sehingga laba bruto tertekan dari posisi US$ 521,9 juta ke angka US$ 392,04 juta.
Secara laba tahun berjalan menurun dari US$ 341,90 juta menjadi US$ 315,62 juta. Sementara, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat. Sedangkan laba tahun berjalan kepentingan non-pengendali memang turun dari US$ 71,99 juta menjadi US$ 26,62 juta.
Pemegang Saham
Sementara itu, per 30 September 2023, investor kawakan Lo Kheng Hong tercatat memiliki 124.803.700 saham ABMM atau 4,53%. Menjadikannya sebagai pemegang saham ABMM terbesar nomor 4.
Selain itu, ada nama konglomerat ternama Hermanto Tanoko, juga 'investor misterius' Haiyanto sebagai pemegang saham ABMM dengan kepemilikan masing-masing 0,62% dan 0,25%.
Berikut 20 pemegang saham terbesar ABMM per 30 September 2023:
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






