Jumat, 15 Mei 2026

Panasnya Aksi Korporasi Mid Banks, Ini yang Paling Recommended

Penulis : Jauhari Mahardhika
2 Apr 2024 | 14:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi investasi. (Image by pch.vector on Freepik)
Ilustrasi investasi. (Image by pch.vector on Freepik)

JAKARTA, investor.id – Setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) pada 2023, laba bersih bank berpotensi melanjutkan pertumbuhan double digit pada 2024. Hal tersebut bakal didorong oleh pertumbuhan kredit yang diproyeksi double digit, dengan margin bunga bersih (NIM) stabil.

“Namun, kami melihat pertumbuhan laba bersih pada 2024 akan ternormalisasi, seiring mulai terbatasnya ruang penurunan beban provisi. Hal itu terindikasi dari laba bersih bank pada kuartal IV-2023 yang cenderung mixed secara kuartalan (qoq),” tulis Investment Analyst Lead Stockbit Sekuritas, Rahmanto Tyas Raharja dalam risetnya.

Adapun peningkatan performa bank pada 2023 dihantui oleh perlambatan pertumbuhan net interest income (NII). Meskipun pendapatan bunga meningkat double digit, pertumbuhan NII terhambat akibat peningkatan beban bunga hingga sekitar 50% (yoy) seiring lonjakan cost of fund. Di sisi lain, peningkatan performa pada 2023 juga masih didukung oleh penurunan beban provisi.

ADVERTISEMENT

“Untuk tahun 2024, Stockbit sejalan dengan konsensus analis yang masih memperkirakan laba bersih bank akan tumbuh double digit dan kembali mencetak rekor laba bersih tertinggi sepanjang masa,” jelas Rahmanto.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, performa positif pada 2023 juga terefleksikan pada harga saham emiten bank yang sebagian besar juga naik double digit. “Kami lebih menyukai mid banks dibanding big banks karena valuasi yang lebih menarik, mulai re-rating, dan potensi dari aksi korporasi,” sebut dia.

Aksi Korporasi dan Pilihan Teratas 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia