Ekspansif, Japfa (JPFA) Siapkan Capex Rp 2 Triliun
Head of Investor Relation & Sustainability Elvina Apandi Hermansyah menambahkan, industri peternakan dan perikanan masih memiliki potensi besar didukung dengan populasi penduduk Indonesia yang besar.
Faktor masih rendahnya tingkat konsumsi protein hewani di Indonesia juga membuat peluang usaha emiten pembibitan dan pengolah hasil peternakan ini masih menjanjikan ke depan.
“Kami optimistis, soal prospek jangka panjang dan pertumbuhan berkelanjutan di masa-masa mendatang,” ujar dia.
Karena itu, JPFA mengekspektasikan kinerja pendapatan dan laba perseroan ke depan lebih baik dibanding tahun buku 2023. Sebab, pada 2024, perseroan diuntungkan dengan naiknya permintan produk sejalan dengan adanya sentiment Ramadan dan Idul Fitri.
Dari situ, JPFA mencermati kelebihan pasokan (oversupply) di pasar juga sudah lebih baik daripada 2023. "Jadi, secara umum kami berharap dengan kondisi oversupply yang sudah lebih terjaga dibantu dengan adanya program-program pemerintah seperti bantuan dalam bentuk apa pun dapat meningkatkan daya beli," tutup Elvina.
Editor: Muawwan Daelami
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






