Ekspansif, Japfa (JPFA) Siapkan Capex Rp 2 Triliun
JAKARTA, investor.id - PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) menyiapkan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 2 triliun untuk mendukung ekspansi perusahaan pada tahun ini. Pengembangan bisnis tersebut sejalan dengan kinerja positif perseroan sepanjang tahun buku 2023.
Kepala Divisi Pengawasan Keuangan Japfa Comfeed Erwin Djohan menjelaskan, JPFA berencana memperbesar kapasitas produksi pada sektor hilir, seperti bagian processing dan product consumer baik itu ready to eat maupun sebaliknya.
"Jumlah belanja modal ini kurang lebih sama dengan tahun 2023," ujar Erwin kepada Investor Daily, Rabu (3/4/24).
Dalam hal penganggaran capex, Erwin melanjutkan, JPFA menerapkan prinsip kehati-hatian, sehingga investasi yang digelontorkan perseroan masih diarahkan untuk memperkuat bisnis hilir.
Misalnya, dengan mengembangkan bisnis pengolahan hasil peternakan dan produk konsumen, serta mendorong pertumbuhan penjualan ritel kepada konsumen melalui outlet ritel milik perseroan secara offline dan online.
Selain itu, Erwin menambahkan, melalui ekspansi, JPFA juga ingin meningkatkan penetrasi produk pasar sambil terus mengedukasi masyarakat betapa pentingnya protein hewani bagi kesehatan.
"Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk mengurangi gizi buruk dan stunting," imbuhnya.
Permintaan Naik
Editor: Muawwan Daelami
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam
Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level iniHarga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi
Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas AntamDPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatTag Terpopuler
Terpopuler






