Harga Sejumlah Komoditas Naik Signifikan, Emiten Ini Paling Diuntungkan
JAKARTA, investor.id – Sejumlah komoditas mengalami penguatan harga saat libur panjang Lebaran. Kenaikan harga beberapa komoditas dipicu oleh data inflasi Amerika Serikat (AS) dan tensi geopolitik, menyusul konflik bersenjata antara Iran dan Israel.
“Harga beberapa komoditas juga dipengaruhi oleh isu pasokan dan prospek permintaan yang lebih baik,” tulis Investment Analyst Stockbit Sekuritas, Hendriko Gani dalam ulasannya, Selasa (16/4/2024).
Menurut dia, selain potensi dampak positif dari kenaikan harga komoditas, sejumlah emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) juga berpotensi diuntungkan dari penguatan dolar AS. Terutama, emiten-emiten yang pendapatannya dalam dolar AS.
Berikut beberapa komoditas yang naik signifikan:
1. Logam mulia
Emas: US$ 2.382/ons, +15,5% (ytd), kembali cetak rekor baru.
Perak: US$ 28,98/ons, +20,6% (ytd).
Emiten: ARCI, BRMS, MDKA, ANTM, PSAB, dan SQMI.
2. Minyak mentah (WTI): US$ 85,8/barel, +19,7% (ytd).
Emiten: MEDC, ENRG, WINS, ELSA, dan LEAD.
3. Timah: US$ 32.353/ton, +27,3% (ytd).
Emiten: TINS.
4. Tembaga: US$ 4,367/pon, +12,2% (ytd).
Emiten: AMMN dan MDKA.
Baca Juga:
UNTR, PTBA, ADRO Mana Paling Menarik?5. Nikel: US$ 17.991/ton, +8,4% (ytd).
Emiten: INCO dan NCKL.
6. Pulp: CNY 6.264/ton, +10,2% (ytd).
Emiten: INKP dan TKIM.
Pemicu Utama Kenaikan Harga
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






