506 Saham Memerah, Tapi Ada yang Melejit Tinggi termasuk MEDC
JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 103,71 poin (-1,45%) ke level 7.063,09 pada akhir sesi I perdagangan 19 April 2024.
Sebanyak 506 saham memerah, 156 saham stagnan, dan hanya 89 saham di parkir di zona hijau.
Seluruh sektor saham kompak anjlok, dan yang terparah melanda sektor saham transportasi -3,04% dan teknologi -2,23%.
Baca Juga:
GOTO Mepet Zona Rp 50-an, Bisa Bangkit?Meski mayoritas saham terkapar, berdasarkan data RTI, masih ada saham-saham yang melejit tinggi. Dipimpin oleh saham PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI) +17,86%.
Setelah itu ada saham PEGE +16,46%, HELI +12,50%; UNIQ +10,50%; FWCT +9,09%; MEDC +5,33%; MRAT +5,18%; VISI +4,50%; PPRI +3,75%; dan SURI +3,59%.
Tensi Meningkat
Stockbit Sekuritas dalam ulasannya mengungkap bahwa harga minyak WTI meningkat +3,63% ke level US$ 86/barel dan harga emas meningkat +1,2% ke level US$ 2.406/ounce pada perdagangan pagi ini, Jumat (19/4/2024).
Kenaikan harga kedua komoditas tersebut terjadi seiring munculnya laporan dari ABC News – dikutip dari ulasan Stockbit – bahwa Israel telah melancarkan misil sebagai serangan balasan ke Iran. Laporan ABC News tersebut muncul bersamaan dengan kabar dari agensi berita Iran yang melaporkan bahwa terdapat suara ledakan di dekat kota Isfahan, Iran.
Investment Analyst Stockbit, Hendriko Gani menilai, kenaikan harga minyak ini membawa sentimen positif jangka pendek bagi produsen minyak seperti MEDC dan ENRG.
Sementara itu, kenaikan emas juga memberikan sentimen positif jangka pendek pada emiten produsen emas seperti ARCI, BRMS, MDKA, PSAB, ANTM, dan SQMI.
“Jika tensi geopolitik di Timur Tengah terus meningkat, harga emas dan minyak berpotensi diperdagangkan pada level yang lebih tinggi,” terang Hendriko.
Selain produsen migas, beberapa emiten yang berpotensi terdampak positif dari tingginya harga minyak adalah emiten oil service seperti ELSA, WINS, LEAD.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






