Jumat, 15 Mei 2026

Asing Jualan Terus, tapi Saham Emiten Prajogo Pangestu Diborong

Penulis : Jauhari Mahardhika
21 Apr 2024 | 17:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi investasi. (Image by Freepik)
Ilustrasi investasi. (Image by Freepik)

JAKARTA, investor.id – Investor asing terus-menerus melakukan transaksi jual bersih (net sell) saham di seluruh pasar Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam sepekan terakhir, net sell asing mencapai Rp 4,5 triliun.

Akibatnya, total nilai transaksi beli bersih (net buy) asing sepanjang tahun berjalan ini berkurang drastis menjadi Rp 12,1 triliun dari posisi terakhir sebelum libur panjang yang sebesar Rp 16,6 triliun.

Selama sepekan, investor asing paling banyak melego saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan net sell di pasar reguler senilai Rp 1,3 triliun. Selain BBRI, asing juga mengobral saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dengan nilai net sell yang sama Rp 1,3 triliun.

ADVERTISEMENT

Kemudian, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan net sell sebesar Rp 963,8 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 337,4 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 291,8 miliar.

Sebaliknya, asing juga terpantau memborong beberapa saham. Net buy terbesar di pasar reguler dalam sepekan terakhir terjadi pada saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) senilai Rp 583,7 miliar. Lalu, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp 340,4 miliar. BREN dan TPIA adalah saham emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu.

Selanjutnya, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dengan net buy Rp 142,3 miliar, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 116,4 miliar, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 104,3 miliar.

Sementara itu, selama sepekan atau periode 16-19 April 2024, indeks harga saham gabungan (IHSG) terjungkal 2,74% menjadi 7.087 dari 7.286 pada penutupan pekan lalu. Kapitalisasi pasar bursa juga tergerus Rp 169 triliun (1,42%) menjadi Rp 11.718 triliun dari Rp 11.887 triliun.

Adapun pada perdagangan Jumat (19/4/2024), IHSG ditutup melemah 79,49 poin (1,11%) ke level 7.087,3. Hal itu seiring kecemasan yang melanda pelaku pasar terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah, yaitu konflik antara Iran dan Israel.

Prediksi IHSG 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia