Jumat, 15 Mei 2026

Target Baru IHSG 2024 plus Saham yang Bisa Dibeli

Penulis : Jauhari Mahardhika
12 Mei 2024 | 18:27 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi saham. (Image by freepik)
Ilustrasi saham. (Image by freepik)

JAKARTA, investor.id – BRI Danareksa Sekuritas merevisi perkiraan pertumbuhan earnings per share (EPS) tahun ini menjadi 3% (yoy) dari sebelumnya 5%, menyusul pertumbuhan laba bersih kuartal I-2024 yang kurang memuaskan sebesar 3% (yoy).

“Kami mencatat bahwa prospek pertumbuhan jangka pendek masih belum pasti pada kuartal II-IV tahun ini, dimana pertumbuhan PDB yang menurut tim makro kami telah mencapai puncaknya pada kuartal I-2024 (5,1% yoy), dengan ruang belanja fiskal lebih terbatas pada kuartal II-2024,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Erindra Krisnawan dalam risetnya.

Meski demikian, BRI Danareksa Sekuritas tetap memproyeksikan pertumbuhan PDB 2024 sebesar 5-5,1%, sehingga menyiratkan penurunan terbatas pada perkiraan laba bersih emiten. Namun, risiko penurunan pertumbuhan mungkin timbul, jika rupiah makin melemah dan Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga. Dengan asumsi tersebut, pertumbuhan EPS tahun ini ditaksir hanya sebesar 0,2%.

ADVERTISEMENT

“Perkiraan kami sebelumnya dengan pertumbuhan 5% (yoy) pada tahun ini seharusnya kini mencerminkan skenario pertumbuhan yang optimistis bagi pasar,” jelas Erindra.

Saat ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) diperdagangkan pada PBV sebesar 1,8 kali, diskon 22% dari rata-rata 10 tahun yang mencapai 2,3 kali dan di bawah titik terendah 10 tahun yang sebesar 2,1 kali.

Erindra menilai, diskon besar tersebut tidak beralasan karena return on equity (ROE) pasar tahun ini sekitar 9,5% berdasarkan perkiraan BRI Danareksa Sekuritas dibandingkan rata-rata ROE 10 tahun terakhir mencapai 10,3% dan sejalan dengan ROE terendah 10 tahun yang sebesar 9,4%. Sedangkan ROE terendah di luar pandemi sebesar 6,3%.

“Dengan demikian, valuasi saat ini mengimplikasikan bahwa investor telah memperhitungkan kondisi yang lebih buruk atau penurunan lebih lanjut ROE pasar,” ungkapnya.

Erindra memperkirakan sektor bank akan menghasilkan ROE yang tangguh pada 2024, sangat kontras dengan penurunan ROE yang terjadi pada 2014-2015. Kualitas aset bank yang sehat dan permodalan yang lebih kuat merupakan perbedaan utama dalam kondisi saat ini. Neraca perusahaan juga tetap sehat. Rata-rata net gearing pada 2023 sebesar 13%.

“Sedangkan penurunan ROE tahun ini terutama bakal didorong oleh sektor konsumen dan komoditas,” sebut dia.

Target Baru IHSG dan Rekomendasi Sahamnya 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 53 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 57 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia