Minggu, 21 Juni 2026

Outlook Nikel dan Saham Vale (INCO), Target Harga Baru

Penulis : Jauhari Mahardhika
23 Jun 2024 | 11:00 WIB
BAGIKAN
Kegiatan usaha PT Vale Indonesia Tbk (INCO). (Dok. B-Universe Photo)
Kegiatan usaha PT Vale Indonesia Tbk (INCO). (Dok. B-Universe Photo)

Sementara itu, RHB melihat ada beberapa faktor terkait Vale Indonesia. Pertama, perubahan dewan direksi. Kedua, perkiraan dilusi dari rencana penerbitan HMETD. Ketiga, minimnya penundaan dari output smelter karena pemeliharaan tahun depan. Keempat, peningkatan porsi bagi hasil setelah perpanjangan izin.

Terlepas dari pengaruh harga, yaitu 1% perubahan pada harga jual rata-rata (average selling price/ASP) akan berdampak 5-6% pada laba per saham (EPS), Vale Indonesia diyakini bakal memiliki margin operasional yang stabil pada tahun ini. Emiten berkode saham INCO tersebut dianggap sebagai proksi terdekat dari pergerakan nikel LME, karena kandungan nikel kualitas tinggi membuatnya lebih mudah diakses oleh berbagai pasar, baik segmen kelas I maupun II.

Sebab itu, RHB tidak mengubah pandangannya soal profitabilitas INCO, meski dengan perkiraan margin yang lebih konservatif, seiring fluktuasi harga energi dan berbagai tingkat utilisasi dalam memproses bahan baku. Secara keseluruhan, arus kas INCO akan tetap sehat. Kebutuhan ekspansi INCO bakal tercukupi oleh neraca keuangan yang sehat ke depan.

ADVERTISEMENT

RHB kemudian mempertahankan rekomendasi buy untuk saham INCO. Target harga baru saham INCO – dengan metode discounted cash flow (DCF) dan multiple EV/EBITDA – sebesar Rp 4.500 dari sebelumnya Rp 4.810.

“Target harga tersebut telah memasukkan 2% diskon ESG sesuai dengan nilai ESG INCO sebesar 2,9 yang berada di bawah median negara,” pungkas RHB.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia