Jumat, 15 Mei 2026

Harga Batu Bara Lanjutkan Tren Bullish, Harganya Bisa Segini

Penulis : Indah Handayani
8 Jul 2024 | 05:41 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi tambang batu bara. (Image by freepik)
Ilustrasi tambang batu bara. (Image by freepik)

JAKARTA, investor.id – Research and Development ICDX Girta Yoga memprediksi harga batu bara melanjutkan tren bullish pada pekan ini. Harganya pun diperkirakan bisa mencapai segini.

“Untuk pekan depan, harga batu bara berpotensi menemui level resistance di kisaran harga US$ 137–138,5 per ton. Apabila mendapat katalis negatif, maka harga berpotensi turun menuju level  Support di kisaran harga US$ 136 –134,5 per ton,” ungkap Yoga kepada Investor Daily, baru-baru ini.

Yoga menyebutkan, indikator yang dipantau antara lain kondisi permintaan di negara China dan India, kondisi pasokan terutama di Indonesia dan Australia, perkembangan kebijakan energi bersih, dan situasi di pasar gas alam.

ADVERTISEMENT

Yoga memperkirakan harga batu bara bullish pada Juli. Diperkirakan harga akan menemui resistance di level US$ 138 per ton dan  Support di level US$ 127 per ton. “Sentimen utamanya adalah berlangsungnya gelombang panas terutama di China dan India yang berpotensi mendorong konsumsi batu bara domestik untuk kebutuhan listrik yang digunakan dalam pendingin ruangan,” ucapnya.

Sedangkan untuk Semester II-2024, Yoga menyebut, ada potensi harga batu bara bergerak bullish. Diperkirakan harga akan menemui resistance di level US$ 140 per ton dan  Support di level US$ 125 per ton. “Sentimen utama yang berpotensi mempengaruhi adalah estimasi peningkatan permintaan untuk persiapan pasokan memasuki musim dingin,” jelas Yoga.

Yoga menambahkan, sepanjang pekan pertama Juli 2024, harga batu bara bergerak bullish atau menguat sebesar 3,33%. Dilihat secara year to date (ytd), harga batu bara melaju positif dengan mencatatkan penguatan sebesar 3,49%. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia