Minggu, 21 Juni 2026

Harga Batu Bara Bervariasi karena Sentimen yang Beragam

Penulis : Indah Handayani
10 Jul 2024 | 06:47 WIB
BAGIKAN
ilustrasi harga batu bara (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/tom)
ilustrasi harga batu bara (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/tom)

JAKARTA, investor.id – Harga batu bara bervariasi pada Selasa (9/7/2024), karena sentimen yang beragam.    

Harga batu bara Newcastle untuk Juli 2024 naik US$ 0,2 di US$ 135,25 per ton. Sedangkan Agustus 2024 stagnan di US$ 136 per ton. Sementara itu, September 2024 melemah US$ 0,75 menjadi US$ 136,6 per ton.

Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk Juli 2024 jatuh 1,5% menjadi US$ 103. Sedangkan, Agustus 2024 turun US$ 2,05 di US$ 104. Sementara itu, September 2024 terkoreksi US$ 2,2 menjadi US$ 105,5.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari BigMint, impor batu bara termal India mencapai lebih dari 95 juta ton (mnt) pada Januari-Juni 2024, meningkat sekitar 13% year on year (yoy). Impor batu bara non-kokas, atau termal, negara itu telah mencapai sekitar 176 mnt pada 2023. Penyebabnya adalah pembangkit listrik tenaga batu bara yang lebih tinggi di tengah gelombang panas. Sedangkan pembangki  listrik tenaga air besar turun.

Kementerian Energi memperpanjang mandat bagi pembangkit listrik berbasis batu bara impor untuk beroperasi pada kapasitas penuh hingga 15 Oktober tahun ini guna memenuhi tingginya permintaan listrik yang diantisipasi pada bulan-bulan musim panas, dengan permintaan puncak yang diperkirakan akan melampaui 260 GW dibandingkan dengan 243 GW tahun lalu. Jadi, pembangkit listrik berbasis batu bara impor (ICB) harus bertahan dengan impor yang tinggi.

Produksi batu bara termal dalam negeri diperkirakan akan melampaui angka satu miliar ton tahun ini setelah mencapai level lebih dari 903 juta ton pada tahun anggaran 2023. Selain itu, datangnya musim hujan sejak akhir Juni dan seterusnya telah menyebabkan penurunan suhu dan, secara bersamaan, penurunan permintaan pendinginan.

Listrik Terbarukan

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 24 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 55 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 7 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia