Jumat, 15 Mei 2026

Wall Street Melejit, Dow Jones Melonjak ke Level 40.000

Penulis : Indah Handayani
13 Jul 2024 | 06:30 WIB
BAGIKAN
Wall Street
Sumber: Antara
Wall Street Sumber: Antara

NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street melejit pada Jumat (12/7/2024). Dow Jones Industrial Average melonjak ke level 40.000 karena investor mulai merangkul beberapa saham di luar sektor teknologi pada minggu ini.

Dikutip dari CNBC internasional, Dow Jones melesat 247,15 poin (0,62%) hingga ditutup pada 40.000,90. Selama sesi tersebut, indeks saham unggulan yang terdiri dari 30 saham tersebut sempat naik ke level tertinggi intraday sepanjang masa di 40.257,24. Ini adalah pertama kalinya di atas 40.000 sejak melampaui angka bulat tersebut pada akhir Mei.

Hal itu berkat kenaikan saham Home Depot sebesar 1,7%, sehingga mencatatkan peningkatan 7,5% pada pekan ini. Sedangkan saham Caterpillar melejit hampir 1,4% selama perdagangan.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, S&P 500 meningkat 0,55% ditutup pada 5.615,35 dan Nasdaq Composite naik 0,63% ditutup pada 18.398,45.

Pada Kamis (11/7/2024), S&P 500 membukukan hari terburuknya sejak akhir April karena investor menjual saham-saham unggulan Big Tech mereka dalam rotasi pasar utama, mendorong Nvidia turun 5,6%. Namun, Dow yang terdiri dari 30 saham berkinerja terbaik hari itu, naik tipis 0,08% selama aksi jual di rata-rata utama lainnya.

Pada Jumat, investor menumpuk saham-saham industri Dow dengan harapan inflasi yang melambat akan diikuti oleh pemangkasan suku bunga The Fed pada bulan September. Dow Jones naik 1,6% selama seminggu. Katalisnya adalah laporan Kamis yang menunjukkan indeks harga konsumen turun 0,1% pada bulan Juni.

David Russell, kepala strategi pasar global di TradeStation, menjelaskan, pertumbuhan yang kuat dalam AI telah menyita perhatian, tetapi itu bukan satu-satunya kisah di pasar. Kesaksian Powell minggu ini dan laporan CPI mengingatkan investor bahwa katalis lain dapat meningkatkan jenis perusahaan lain.

“Hal itu terutama berlaku untuk sektor seperti utilitas, yang muncul sebagai permainan AI awal tahun ini dan sekarang berpotensi mendapat keuntungan dari pemangkasan suku bunga,” jelas Russell.

Indeks Russell 2000

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 47 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 49 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia