HM Sampoerna (HMSP) juga Kena Downgrade, Tak Hanya Gudang Garam (GGRM)
BRI Danareksa Sekuritas menegaskan bahwa produsen rokok tier 1 seperti HMSP dan GGRM masih menghadapi sejumlah tantangan, karena penurunan perdagangan yang dipicu pelemahan daya beli masih berlangsung, serta adanya peraturan yang tidak menguntungkan.
Karena itu, BRI Danareksa Sekuritas menurunkan rating menjadi hold untuk saham HMSP. Target harga saham HMSP juga diturunkan menjadi Rp 730 dari sebelumnya Rp 1.100.
Sebelumnya, BRI Danareksa Sekuritas juga menurunkan rating GGRM menjadi hold. Target harga saham GGRM dipangkas menjadi Rp 17.500 dari sebelumnya Rp 24.000.
Secara keseluruhan, estimasi laba bersih GGRM pada 2024 dan 2025 dipangkas masing-masing sebesar 42% dan 47% menjadi Rp 4 triliun (turun 25% yoy) dan Rp 4,1 triliun (naik 1,7% yoy). Asumsi pertumbuhan volume GGRM pada 2024-2025 diturunkan menjadi -13% dan -8% yoy dari sebelumnya -5% dan 0% yoy.
Prospek GGRM tetap menantang di tengah proyeksi lemahnya pertumbuhan volume, yang bisa saja menunda penyesuaian harga lebih lanjut dan mendorong pergeseran bauran produk menuju produk bernilai. Perseroan baru-baru ini mengumumkan tidak akan membagikan dividen dari laba bersih 2023, karena untuk modal kerja.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






