Minggu, 21 Juni 2026

HM Sampoerna (HMSP) juga Kena Downgrade, Tak Hanya Gudang Garam (GGRM)

Penulis : Jauhari Mahardhika
18 Jul 2024 | 14:35 WIB
BAGIKAN
Logo PT HM Sampoerna Tbk (HMSP). (Foto: HMSP)
Logo PT HM Sampoerna Tbk (HMSP). (Foto: HMSP)

JAKARTA, investor.id – Tak hanya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), peringkat atau rating PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) juga diturunkan (downgrade), karena produsen rokok tier 1 masih menghadapi tantangan berat tahun ini.

BRI Danareksa Sekuritas mengungkapkan, kenaikan harga rokok terus membebani pertumbuhan volume penjualan. Berdasarkan survei, produk rokok HM Sampoerna mengalami penyesuaian harga jual rata-rata (average selling price/ASP) sebesar 8,4% ytd pada Juli 2024 dibandingkan 6,1% ytd pada kuartal I-2024.

Kenaikan harga rokok tersebut diyakini sebagai upaya untuk mengurangi dampak dari tarif cukai yang lebih tinggi. Pada 2019-2024, tarif cukai telah meningkat dengan CAGR (compounded annual growth rate/CAGR) sebesar 16% untuk sigaret kretek mesin (SKM) dan 6% untuk sigaret kretek tangan (SKT). Bandingkan dengan kenaikan upah minimum sebesar 4,9% pada periode yang sama.

ADVERTISEMENT

“Kami juga mengamati bahwa kenaikan harga rokok selama 5 tahun terakhir, ditambah dengan pelemahan daya beli, terus menyebabkan peningkatan penjualan rokok ilegal secara bertahap,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Natalia Sutanto dan Sabela Nur Amalina dalam risetnya.

Di sisi lain, pemerintah baru nantinya kemungkinan menargetkan belanja fiskal yang lebih tinggi. Sebab itu, BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan bahwa perubahan peraturan cukai 2025 tidak akan menguntungkan perusahaan rokok, terutama tier 1.

Sementara itu, hingga kuartal I-2024, HM Sampoerna mencatatkan volume penjualan sebanyak 20 miliar batang atau naik 1,6% yoy. Itu berarti pangsa pasar emiten berkode saham HMSP tersebut mencapai 27,5% dibandingkan 2023 yang sebesar 28,6% dan kuartal I-2023 sebesar 28,5%.

“Kami mempertahankan perkiraan pertumbuhan volume penjualan HMSP tahun ini, tetapi menurunkan proyeksi pertumbuhan volume pada 2025 menjadi 1,2% yoy dari sebelumnya 1,5% yoy,” ungkap Natalia.

Adapun dengan penurunan estimasi kenaikan ASP produk HMSP pada 2024 dan 2025 sebesar 10,8% dan 8,3% yoy dari sebelumnya 11,8% dan 8,2%, BRI Danareksa Sekuritas memprediksi pertumbuhan pendapatan HMSP pada 2024 dan 2025 masing-masing sebesar 11% dan 9,6% yoy.

Di tengah tekanan terhadap daya beli yang terus berlanjut, BRI Danareksa Sekuritas mengantisipasi peningkatan kontribusi produk-produk bernilai HMSP, yang dapat menyebabkan penurunan gross profit margin (GPM) 2024-2025 sebesar 20 bps menjadi 16,5% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 16,7%.

“Secara keseluruhan, kami memangkas perkiraan laba inti HMSP pada 2024 dan 2025 masing-masing sebesar 2,5% dan 0,5% menjadi Rp 8,2 triliun (tumbuh 1,5% yoy) dan Rp 8,9 triliun (naik 8,4% yoy),” sebut Natalia.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 3 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 3 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 4 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 4 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 4 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia