Jumat, 15 Mei 2026

Sempat Naik, Harga Emas Malah Stabil di Level Ini

Penulis : Indah Handayani
8 Aug 2024 | 04:30 WIB
BAGIKAN
ilustrasi harga emas
Sumber: Antara
ilustrasi harga emas Sumber: Antara

NEW YORK, investor.id – Harga emas stabil pada Rabu (7/8/2024), walau sempat naik di awal perdagangan. Hal itu karena adanya tekanan dari kenaikan dolar dan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS). Di sisi lain, ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada September dan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih mendukung harga emas.

Dikutip dari Reuters, harga emas spot tetap stabil di US$ 2.388,16 per ons pada pukul 18.12 GMT, setelah sebelumnya sempat naik hingga 0,7% di awal perdagangan. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS sebagian besar tidak berubah pada US$ 2.432,40 per ons.

Nilai dolar AS naik sebesar 0,2% terhadap mata uang utama lainnya. Sementara imbal hasil obligasi AS 10 tahun juga menguat sehingga menekan harga emas.

ADVERTISEMENT

"Saya pikir koreksi kemungkinan besar terjadi jika data ekonomi menunjukkan bahwa kekhawatiran resesi memang berdasar. Tapi, harga emas kemungkinan akan mencapai rekor tertinggi baru dalam beberapa bulan mendatang," kata Everett Millman, analis utama di Gainesville Coins.

Laporan pekerjaan yang lemah minggu lalu membuat traders memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar hampir 105 basis poin pada akhir tahun. Dengan kemungkinan 100% pemangkasan  suku bunga terjadi pada September, menurut CME FedWatch Tool.

Pada Selasa (6/8/2024), pemimpin Hizbullah berjanji untuk memberikan respons ‘kuat dan efektif’ terhadap pembunuhan komandan militernya oleh Israel minggu lalu, apa pun konsekuensinya. Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, serta cenderung menguat dalam lingkungan suku bunga rendah.

"Data klaim pengangguran pada Kamis (8/8/2024) akan menjadi fokus pasar untuk konfirmasi perlambatan angka ekonomi, terutama ketenagakerjaan," kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.

Bank Sentral China

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 46 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 48 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia