Jumat, 15 Mei 2026

Update Penyehatan Wijaya Karya (WIKA)

Penulis : Muawwan Daelami
22 Aug 2024 | 08:29 WIB
BAGIKAN
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) berkomitmen menjalankan aktivitas bisnis secara berkelanjutan dan akuntabel. Foto/WIKA
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) berkomitmen menjalankan aktivitas bisnis secara berkelanjutan dan akuntabel. Foto/WIKA

JAKARTA, investor.id – Upaya PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dalam melakukan penyehatan keuangan diklaim sudah berjalan on the track. Salah satunya ditandai dengan kesiapan perseroan membayar utang senilai total Rp 896 miliar yang jatuh tempo dalam waktu dekat.

Utang tersebut masing-masing berasal dari Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 Seri A sebesar Rp 571 miliar dan pembayaran Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 Seri A sebesar Rp 325 miliar.

Sekretaris Perusahaan WIKA Mahendra Vijaya mengungkapkan, saat ini penyehatan kondisi keuangan WIKA sudah berjalan on the track. Walaupun, masih akan memerlukan banyak waktu untuk dapat lari kencang.

ADVERTISEMENT

Sebab, selain sebagai korporasi yang berorientasi pada keuntungan (profit oriented) atau value creator, Mahendra bilang, WIKA juga merupakan agent of development sehingga perseroan perlu menyeimbangkan kedua fungsi tersebut.

“Mudah-mudahan, ini semua bisa membawa manfaat bagi seluruh stakeholder WIKA baik pemerintah, pemberi kerja, maupun publik. Intinya, dengan kondisi WIKA sekarang dan dukungan seluruh stakeholder seperti pemegang saham dan kreditur, kondisi keuangan WIKA sudah berjalan on the track,” tegas Mahendra di acara media gathering di Jakarta, Rabu (21/8/2024).

Langkah selanjutnya, WIKA tinggal mencermati kondisi makro ke depan. Karena bagaimanapun, kondisi makro akan mempengaruhi strategi dan kecepatan WIKA dalam melakukan berbagai upaya penyehatan fundamental. “Tapi, kalau strategi sekarang sudah berjalan sesuai rencana,” tambah Mahendra.

Sesuai rencana, WIKA bakal membayar utang sejumlah Rp 896 miliar tersebut sejalan dengan tanggal jatuh tempo yang diperjanjikan dalam perjanjian perwaliamanatan yaitu 8 September 2024. 

Hingga sekarang, WIKA tetap membayar bunga secara tepat waktu kepada para pemegang Obligasi dan Sukuk. Terakhir, emiten bersandi saham WIKA tersebut telah membayar bunga Obligasi dan Sukuk PUB I Tahap I Tahun 2021 sebesar Rp 42,8 miliar.

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 20 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia