Jumat, 15 Mei 2026

United Tractors (UNTR) Incar Tambang Mineral hingga ke Luar Negeri

Penulis : Eva Fitriani
30 Aug 2024 | 21:00 WIB
BAGIKAN
Pengolahan emas di tambang emas Martabe milik anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR), yaitu PT Agincourt Resources (PTAR). (Foto: PTAR)
Pengolahan emas di tambang emas Martabe milik anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR), yaitu PT Agincourt Resources (PTAR). (Foto: PTAR)

JAKARTA, investor.id – PT United Tractors Tbk (UNTR) menegaskan akan terus mencari tambang potensial untuk diakuisisi, baik di dalam maupun luar negeri. Anak usaha Grup Astra ini mengaku tengah mencari tambang mineral seperti nikel, emas, tembaga, hingga litium, yang bisa diakuisisi guna mendongrak kontribusi bisnis non-batu bara menjadi 50% dalam lima tahun ke depan.

Saat ini, ketergantungan pendapatan United Tractors dari bisnis batu bara masih cukup tinggi mencapai 65%, baik dari sektor kontraktor batu bara maupun pertambangan batu bara. Diharapkan dalam lima tahun ke depan, kontribusi dari bisnis batu bara dan non-batu bara menjadi imbang.

Direktur United Tractors, Iwan Hadiantoro mengatakan bahwa dalam lima tahun terakhir, United Tractors telah menyusun strategi untuk diversifikasi usaha ke dua sektor, yakni pertambangan mineral (non-batu bara) dan bisnis energi baru terbarukan (EBT) atau renewables energy.

ADVERTISEMENT

“Strategi ini cukup berhasil, di mana pada 2023, kami sudah melakukan investasi di beberapa tambang nikel. Ke depan, peluang di dua sektor ini masih terbuka lebar. Kami juga mulai melihat peluang investasi di luar negeri. Kami jajaki hal tersebut, dengan fokus masih sama, yaitu tambang mineral,” kata Iwan dalam Public Expose Live 2024, Jumat (30/8/2024).

Iwan mengungkapkan, bisnis pertambangan non-batu bara yang menjadi fokus perseroan di antara nikel (termasuk pengolahannya), emas, tembaga, litium, dan mineral lainnya. Untuk energi terbarukan, emiten berkode saham UNTR tersebut juga akan terus membesarkannya.

“Walaupun sekarang portofolio kami di renewables energy masih kecil, kami yakin bahwa ini adalah strategi yang tepat, sejalan dengan kebijakan Pemerintah Indonesia untuk beralih dari bahan bakar yang berbasis fosil menjadi energi terbarukan ke depannya,” tutur dia.

Iwan menegaskan, meski tengah berfokus pada sektor pertambangan mineral dan energi baru terbarukan, perseroan tidak akan melepaskan bisnis batu bara ke depannnya. UNTR akan tetap mengoptimalkan proses produksi atas tambang-tambang yang dimiliki sekarang, hingga tambang tersebut selesai konsesinya.

“Dua tambang batu bara perseroan diperkirakan habis konsesi pada tahun 2040 dan 2042. Diharapkan saat konsesi itu selesai, semua cadangan yang dimiliki itu sudah berhasil kami produksi, sehingga tidak perlu untuk memperpanjang konsesi. Dan tentunya itu sejalan dengan arah kebijakan net zero emission Pemerintah Indonesia pada 2060,” jelas dia.

Akuisisi Perusahaan Pengelola Hutan 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 25 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 29 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia