Jumat, 15 Mei 2026

Target Harga Saham WIKA Tinggi Banget

Penulis : Harso Kurniawan
31 Aug 2024 | 12:10 WIB
BAGIKAN
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). (Foto: Istimewa)
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id – PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mencetak kinerja impresif pada kuartal II-2024, seiring berjalannya proses restrukturisasi utang. Mandiri Sekuritas (Mansek) memasang target harga tinggi saham WIKA.

Broker itu mencatat, laba bersih WIKA pada kuartal II-2024 mencapai Rp 1,5 triliun, berbanding terbalik dibandingkan kuartal sebelumnya yang rugi Rp 1,1 triliun. Alhasil, WIKA meraih laba bersih Rp 401 miliar pada semester I tahun ini dibandingkan rugi Rp 2 triliun pada periode sama tahun lalu.

“Laba yang di atas proyeksi itu berkat noncash gain dari restrukturisasi utang bank senilai Rp 20,8 triliun. Restrukturisasi ini menghasilkan one off gain Rp 3,9 triliun bagi emiten konstruksi tersebut,” tulis Mandiri Sekuritas dalam risetnya, yang dikutip pada Sabtu (31/8/2024).

ADVERTISEMENT

Jika item itu dikeluarkan, WIKA masih rugi Rp 2,4 triliun pada kuartal II tahun ini dan Rp 3,5 triliun pada semester I. Ini disebabkan oleh kerugian divestasi perusahaan patungan (JV) sebesar Rp 604 miliar pada kuartal II, lebih besar dari kuartal I yang sebesar Rp 467 miliar dan kuartal II tahun lalu Rp 5 miliar. Lalu, beban bunga membengkak 72,4% secara tahunan menjadi Rp 1,1 triliun.

Prospek Usaha dan Target Harga

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan WIKA Mahendra Vijaya mengungkapkan, saat ini penyehatan kondisi keuangan sudah berjalan on the track. Walaupun, masih akan memerlukan banyak waktu untuk dapat lari kencang.

Sebab, selain sebagai korporasi yang berorientasi pada keuntungan (profit oriented) atau value creator, menurut Mahendra WIKA merupakan agent of development sehingga perseroan perlu menyeimbangkan kedua fungsi tersebut.

Sesuai rencana, WIKA bakal membayar utang sejumlah Rp 896 miliar sejalan dengan tanggal jatuh tempo yang diperjanjikan dalam perjanjian perwaliamanatan yaitu 8 September 2024.  Hingga sekarang, WIKA tetap membayar bunga secara tepat waktu kepada para pemegang obligasi dan sukuk. Terakhir, emiten berkode saham WIKA  tersebut telah membayar bunga obligasi dan sukuk PUB I tahap I tahun 2021 sebesar Rp 42,8 miliar.

Dengan berbagai pertimbangan, Mandiri Sekuritas menetapkan target harga saham WIKA sebesar Rp 580 untuk setahun ke depan. Pada perdagangan terakhir, saham WIKA naik tajam 16% ke level Rp 390.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 19 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia