BFI Finance (BFIN) Rambah Bisnis Pembiayaan KPR
JAKARTA, invetsor.id - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) atau BFI Finance merambah bisnis pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Hal itu dilakukan perseroan karena melihat ada potensi yang cukup baik di bisnis ini seiring dengan positifnya pertumbuhan permintaan properti.
Deputy Business Director BFI Finance (BFIN) Rudy Eddywidjaja mengatakan, ini merupakan tahun pertama perseroan merambah bisnis pembiayaan KPR. “Ini merupakan langkah diversifikasi produk perseroan karena melihat adanya peluang di sektor properti yang terus bertumbuh positif,” ungkapnya di sela perhelatan Rumah123 Harpropnas Fest (Hari Properti Nasional Festival) 2024 di Jakarta, Senin (9/9/2024).
Rudy menegaskan, KPR yang digarap perseroan berbeda dengan yang ditawarkan perbankan pada umumnya. Sebab, perseroan membidik pembiayaan KPR pada properti second. Tidak hanya itu, perseroan juga menawarkan fixed rate (suku bunga tetap) skema tenor sepuluh tahun. Hal itu digadang-gadang menjadi keunggulan KPR BFIN dalam memikat calon konsumen.
“Dengan fixed rate akan memberikan ketenangan bagi konsumen di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif dan tren kenaikan suku bunga yang turut mempengaruhi bunga KPR. Sedangkan pada umumnya KPR rumah yang ditawarkan perbankan lebih banyak floating rate,” ujar Rudy.
Baca Juga:
Kredit Properti Terbang TinggiSayangnya, Rudy masih enggan membeberkan target pembiayaan KPR pada 2024. Ia hanya mengatakan, perseroan masih melihat perkembangan bisnis ini di tahun pertamanya diluncurkan. Untuk itu, perseroan juga getol memperkenalkan produk terbaru tersebut. Salah satunya dengan menggandeng portal properti Rumah123, dengan menawarkan promo spesial KPR.
“Dengan rekam jejak positif BFI Finance selama lebih dari 40 tahun, kami memprioritaskan layanan berbasis customer-centric, termasuk memberikan kemudahan akses bagi para calon pembeli properti serta menawarkan kecepatan proses dan fleksibilitas di antara banyaknya segmentasi market yang tersedia,” tutup Rudy.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler



