Wall Street Melesat Ditopang Kebangkitan Saham Teknologi
NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street melesat pada Rabu (11/9/2024). Hal itu ditopang kebangkitan saham teknologi di tengah perdagangan yang bergejolak. Saat investor menimbang dampak data inflasi terbaru Amerika Serikat (AS) terhadap kebijakan The Fed.
Dikutip dari CNBC internasional, S&P 500 melejit 1,07% dan ditutup pada 5.554,13. Perdagangan pada Rabu menandai pertama kalinya sejak Oktober 2022 indeks pasar yang luas ini turun 1% secara intraday, tetapi kemudian berakhir lebih dari 1% lebih tinggi.
Dow Jones yang terdiri dari 30 saham juga bertambah 124,75 poin (0,31%) ditutup di 40.861,71 setelah sempat kehilangan sebanyak 743,89 poin di posisi terendah pada sesi perdagangan Rabu. Sementara itu, Nasdaq Composite melonjak 2,17%, menghapus kerugian sebelumnya dan ditutup pada 17.395,53.
Investor membeli kembali saham teknologi besar dan semikonduktor pada perdagangan sore, mendorong Nasdaq naik. Saham Nvidia melonjak 8% dan AMD naik hampir 5%. ETF Semikonduktor VanEck (SMH) juga naik sekitar 5%.
Saham-saham bank, termasuk JPMorgan Chase dan Goldman Sachs, juga pulih dari posisi terendah sebelumnya dan berakhir dengan kenaikan tipis.
Pada awal perdagangan, Wall Street sempat jatuh setelah laporan indeks harga konsumen (CPI) inti, yang tidak termasuk kategori makanan dan energi yang volatil, menunjukkan kenaikan sedikit lebih tinggi dari perkiraan. Hal itu meredam harapan investor akan pemangkasan suku bunga The Fed sebesar setengah poin.
Besaran Pemangkasan
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






