Jumat, 15 Mei 2026

Investor ADRO, Pilih Dividen atau Tebus Saham Adaro Andalan (AADI)?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
13 Nov 2024 | 11:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kegiatan usaha PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO). (Foto: Adaro)
Ilustrasi kegiatan usaha PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO). (Foto: Adaro)

JAKARTA, investor.id - Stockbit Sekuritas melakukan analisis menjelang rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) pada 18 November 2024. RUPSLB tersebut mata acara pertama adalah persetujuan penggunaan sebagian saldo laba perseroan untuk dibagikan sebagai tambahan dividen tunai final. Dan yang kedua, perubahan nama perseroan.

Stockbit Sekuritas mencoba menganalisis opsi yang optimal bagi investor ADRO terkait aksi korporasi spin-off Adaro Andalan Indonesia (AADI), serta dengan adanya dividen dari ADRO untuk membantu pendanaan menebus saham AADI.

Investment analyst Stockbit, Hendriko Gani menyebutkan, terdapat dua opsi bagi investor ADRO, yakni:

1. Berpartisipasi pada penawaran umum oleh pemegang saham (PUPS) AADI. Opsi ini kemudian Stockbit pecah lagi ke dalam 3 skenario, yakni:

ADVERTISEMENT

- Base–case scenario: mengimplikasikan 5x PE untuk AADI dan 6,6x PE untuk ADRO.

- Bull–case scenario: mengimplikasikan 5x PE untuk AADI dan 8,9x PE untuk ADRO.

- Bear–case scenario: mengimplikasikan 5x PE untuk AADI dan 3,8x PE untuk ADRO.

2. Tidak berpartisipasi pada PUPS AADI.

Opsi 1: Berpartisipasi dalam PUPS AADI

Berdasarkan perhitungan Stockbit Sekuritas, investor Adaro Energy Indonesia (ADRO) yang menggunakan dividennya untuk berpartisipasi dalam PUPS AADI berpotensi lebih diuntungkan karena:

- Harga saham ADRO kemungkinan besar akan turun setelah spin-off AADI dan pembagian dividen seiring berkurangnya potensi laba bersih setelah spin-off. Jika harga saham ADRO tidak mengalami penurunan setelah spin–off, maka ADRO berpotensi diperdagangkan pada valuasi 13,3x PE.

- Harga saham AADI berpotensi mengalami re–rating ke level 5x PE, yang Stockbit Sekuritas anggap sebagai level yang lebih wajar dan konservatif. Level 5x PE tersebut masih berada di bawah mean historis 5 tahun ADRO di level 6,9x PE, serta valuasi emiten batu bara lainnya seperti PTBA (7,7x PE FY24F annualized) dan ITMG (6,87x PE FY24F annualized).

- Menggunakan skenario terburuk dalam bear–case scenario, di mana saham ADRO divaluasi hanya menggunakan 50% cash + 50% holding discount (setara 3,8x PE), investor berpotensi hanya membukukan kerugian -5,7%. Angka ini masih lebih kecil dibandingkan potensi kerugian jika investor tidak mengeksekusi PUPS AAI, yakni sekitar -14,9%.

“Dalam jangka panjang, valuasi ADRO akan dipengaruhi sentimen market dan laba bersih dari pengembangan proyek smelter aluminium dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA), yang masing–masing diharapkan dapat beroperasi pada tahun 2025 dan tahun 2030,” jelas Hendriko Gani dalam analisisnya yang dipublikasikan, Rabu (13/11/2024).

Investor ADRO, Pilih Dividen atau Tebus Saham Adaro Andalan (AADI)?
Sumber: Stockbit

Opsi 2

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 26 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia