Jumat, 15 Mei 2026

Beli GOTO Sekarang Masih Kebagian Cuan Banyak

Penulis : Harso Kurniawan
9 Des 2024 | 12:43 WIB
BAGIKAN
Pialang memantau pergerakan saham di sekutiras, Jakarta.
Pialang memantau pergerakan saham di sekutiras, Jakarta.

JAKARTA, Investor.id – Prospek bisnis dan saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) pada 2025 terlihat menjanjikan. Saham ini masih biisa memberikan cuan banyak, karena target harga dipatok tinggi. 

CLSA mencatat, segmen on demand service tumbuh cepat dibandingkan pesaing, sedangkan fintech berada di posisi tepat untuk mencetak pertumbuhan kredit tiga digit.  “Kabar baik lainnya, NPL fintech Goto rendah,” tulis CLSA dalam catatan tentang Goto, dikutip Senin (9/12/2024). 

CLSA memprediksi kompetisi di sektor teknologi wajar pada tahun depan. Alhasil, Goto diproyeksikan mencetak pertumbuhan EBITDA dua digit. 

ADVERTISEMENT

Merujuk laporan keuangan konsolidasian hingga September 2024, ekosistem digital terbesar Indonesia itu tercatat mampu menekan kerugian sebesar Rp 5,23 triliun, menjadi Rp 4,31 triliun dari Rp 9,54 triliun.
Goto memang masih membukukan rugi bersih per September 2024, yakni Rp 4,3 triliun, membaik dari periode sama tahun lalu Rp 9,59 triliun, berdasarkan laporan keuangan di laman BEI, dikutip Rabu (30/10/2024). 

Namun, perseroan mencetak EBITDA disesuaikan Rp 137 miliar kuartal III-2024, dibandingkan rugi Rp 942 miliar pada periode sama tahun lalu. Rugi berjalan pada periode itu mencapai Rp 1,6 triliun, membaik dari Rp 2,38 triliun.

Pendapatan bersih perseroan mencapai Rp 3,9 triliun, naik 8% dari Rp 3,2 triliun. GTV inti mencapai Rp 71,9 triliun, naik 5% dari Rp 68,5 triliun.

Per September 2024, perseroan membukukan pendapatan bersih Rp 11,6 triliun, naik 11%. Margin kontribusi tumbuh 47% menjadi Rp 4,1 triliun. Rugi EBITDA disesuaikan tinggal Rp 72 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 3,7 triliun.

Arah Saham 

Meski meraih kinerja keuangan kuat sejak kuartal II-2024, kinerja saham GOTO sebenarnya masih tertinggal dari pesaing regional, Grab. Itu sebabnya, GOTO menjadi saham pilihan CLSA pada 2025. 

Broker ini mempertahankan rekomendasi overweight saham GOTO dengan target harga Rp 100. Saat berita ini ditulis, saham GOTO mencapai Rp 79, sehingga potensi kenaikan alias cuan mencapai 26%, berdasarkan target harga yang dibuat CLSA. 

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 41 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 45 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia