Beli GOTO Sekarang Masih Kebagian Cuan Banyak
JAKARTA, Investor.id – Prospek bisnis dan saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) pada 2025 terlihat menjanjikan. Saham ini masih biisa memberikan cuan banyak, karena target harga dipatok tinggi.
CLSA mencatat, segmen on demand service tumbuh cepat dibandingkan pesaing, sedangkan fintech berada di posisi tepat untuk mencetak pertumbuhan kredit tiga digit. “Kabar baik lainnya, NPL fintech Goto rendah,” tulis CLSA dalam catatan tentang Goto, dikutip Senin (9/12/2024).
CLSA memprediksi kompetisi di sektor teknologi wajar pada tahun depan. Alhasil, Goto diproyeksikan mencetak pertumbuhan EBITDA dua digit.
Merujuk laporan keuangan konsolidasian hingga September 2024, ekosistem digital terbesar Indonesia itu tercatat mampu menekan kerugian sebesar Rp 5,23 triliun, menjadi Rp 4,31 triliun dari Rp 9,54 triliun.
Goto memang masih membukukan rugi bersih per September 2024, yakni Rp 4,3 triliun, membaik dari periode sama tahun lalu Rp 9,59 triliun, berdasarkan laporan keuangan di laman BEI, dikutip Rabu (30/10/2024).
Namun, perseroan mencetak EBITDA disesuaikan Rp 137 miliar kuartal III-2024, dibandingkan rugi Rp 942 miliar pada periode sama tahun lalu. Rugi berjalan pada periode itu mencapai Rp 1,6 triliun, membaik dari Rp 2,38 triliun.
Pendapatan bersih perseroan mencapai Rp 3,9 triliun, naik 8% dari Rp 3,2 triliun. GTV inti mencapai Rp 71,9 triliun, naik 5% dari Rp 68,5 triliun.
Baca Juga:
Pil Pahit Larangan Subsidi BBM bagi GOTOPer September 2024, perseroan membukukan pendapatan bersih Rp 11,6 triliun, naik 11%. Margin kontribusi tumbuh 47% menjadi Rp 4,1 triliun. Rugi EBITDA disesuaikan tinggal Rp 72 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 3,7 triliun.
Arah Saham
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






