Jumat, 15 Mei 2026

Saham ADRO Melonjak Mendadak, Era Baru Dimulai

Penulis : Thresa Sandra Desfika
9 Des 2024 | 14:33 WIB
BAGIKAN
Alamtri Resources Indonesia (ADRO). Ist
Alamtri Resources Indonesia (ADRO). Ist

JAKARTA, investor.id - Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) melonjak mendadak di sesi II perdagangan 9 Desember 2024 ini. Di sekitar pukul 14.30 WIB saham ADRO +13,91% ke Rp 2.620.

Selain itu, per pukul 14.35 WIB, sudah sebanyak 364,77 juta saham ADRO ditransaksikan, frekuensi 43.697 kali, dan nilai transaksi Rp 897 miliar.

Di sisi lain, muncul transaksi super jumbo saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 9 Desember 2024 ini.

Transaksi di pasar negosiasi tersebut sejumlah 55,2 juta lot saham atau 5,5 miliar saham di harga Rp 5.960. Sehingga nilai transaksi keseluruhannya mencapai Rp 32,9 triliun.

ADVERTISEMENT

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai transaksi super jumbo saham Adaro Andalan Indonesia (AADI) tersebut.

Namun, sebagaimana diketahui, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) (sebelumnya bernama PT Adaro Energy Indonesia Tbk) menawarkan sebanyak-banyaknya seluruh saham yang dimiliki perseroan pada Adaro Andalan Indonesia (AADI), yaitu sebanyak 7.008.202.240 saham kepada para pemegang saham ADRO yang tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) perseroan pada tanggal 29 November 2024. 

Alamtri, dahulu bernama PT Adaro Energy Indonesia Tbk, kini masuk ke era baru dengan berfokus ke bisnis mineral dan green. ADRO melepas bisnis batu bara termal lewat divestasi Adaro Andalan Indonesia (AADI) dengan menjual sebanyak-banyaknya 7 miliar saham AADI ke pemegang saham ADRO di harga Rp 5.960/saham.

Sucor Sekuritas dalam ulasannya yang dipublikasikan pada 2 Desember 2024 menilai Alamtri Resources Indonesia (ADRO) adalah salah satu pemain terbesar di sektor energi terbarukan.

“Kami mengantisipasi bahwa setelah ADRO mendapatkan izin ekspor untuk proyek panel surya berkapasitas 0,4 GW di Batam, valuasinya akan meningkat secara signifikan. Hal ini juga didukung oleh kemajuan yang diharapkan dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga air berkapasitas 1,3 GW,” sebut Sucor Sekuritas.

“Penurunan harga saham ADRO yang terjadi baru-baru ini telah menurunkan valuasinya secara signifikan, sehingga semakin menarik bagi investor. Meskipun kami yakin kenaikan harga saham ADRO mungkin tidak berbentuk v, namun kami yakin hal ini layak untuk ditunggu ketika kami mempertimbangkan masa depan bisnisnya serta valuasi saat ini,” sambung Sucor Sekuritas.

Target Harga

Sucor Sekuritas memandang Alamtri Resources Indonesia (ADRO) memiliki posisi yang baik untuk menjadi salah satu penyedia energi terbarukan terkemuka di Indonesia, dengan total kapasitas energi terbarukan sebesar 1,7 GW yang saat ini sedang dikembangkan, yang terdiri dari 1,3 GW dari pembangkit listrik tenaga air dan 0,4 GW dari pembangkit listrik tenaga surya.

“Pembangkit listrik tenaga air yang 50% sahamnya dimiliki ADRO diharapkan dapat menghasilkan rata-rata ROE yang kuat sebesar 31%. Selain itu, pembangkit listrik tenaga surya tersebut diproyeksikan mengekspor listrik ke Singapura dengan perkiraan biaya US$ 0,25 per kWh,” jelas Sucor Sekuritas.

Analisis valuasi Sucor Sekuritas memperkirakan net present value (NPV) dari proyek-proyek energi terbarukan itu sebesar US$ 4,2 miliar, yang menyiratkan kelipatan EV/EBITDA yang menarik sebesar 3,7x dan IRR sebesar 15%.

Investasi energi terbarukan ini diperkirakan akan memberikan peningkatan signifikan sebesar 56% terhadap valuasi perusahaan, menyoroti kepentingan strategis dan potensi finansialnya. “Oleh karena itu kami tegaskan kembali rating buy kami dengan TP Rp 4.500,” pungkas Sucor Sekuritas.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 7 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 45 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 49 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia