Jumat, 15 Mei 2026

Data dari Dalam Negeri Ini Jadi Biang Kerok IHSG Terpuruk

Penulis : Indah Handayani
10 Des 2024 | 13:59 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Foto: Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Foto: Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk, turun 17,94 poin (0,24%) ke level 7.419,7 pada penutupan sesi I, Selasa (10/12/2024). Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, data dari dalam negeri ini menjadi biang kerok IHSG hari ini terpuruk.

Pilarmas mengatakan, data tersebut berasal dari Bank Indonesia (BI) yang menyebutkan, periode 2-5 Desember 2024 aliran modal asing sebesar Rp 5,13 triliun keluar (capital outflow). Dengan masih terjadinya capital outflow tersebut tentunya ini mendorong premi risiko investasi di Indonesia juga meningkat.

“Sehingga dikuatirkan ini akan berdampak pada ketahanan eksternal Indonesia di tengah kondisi global yang masih menghadapi tekanan,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Selasa.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, lanjut Pilarmas, indeks saham asia menguat yang di topang sikap pelaku pasar yang merespon upaya China dalam mendorong pertumbuhan ekonominya. Hal seiring dengan hasil pertemuan Politbiro China mengindikasikan bahwa tahun depan akan mengadopsi kebijakan fiskal yang lebih proaktif untuk mendukung pemulihan.

“Di samping itu, juga kebijakan moneter yang longgar untuk pertama kalinya dalam 14 tahun dan akan fokus pada peningkatan permintaan dan memacu konsumsi,” jelas Pilarmas.

Stimulus Lanjutan

Pilarmas menilai, langkah tersebut tentunya memberikan indikasi akan adanya rencana stimulus lanjutan China untuk membangkitkan pertumbuhan ekonomi dan juga pasar memandang juga sebagai antisipasi dalam menghadi perdang dagangan di saat pemerintahan baru Amerika Serikat (AS) yang dinahkodai oleh Donald Trump.

Pada sesi pertama hari ini, saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar DPUM, MITI, GPSO, KREN, JSPT. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar MTFN, TMPO, CITY, MIRA, SONA.

Pilarmas merekomendasikan saham ANTM untuk perdagagan di sesi II. “Kami merekomendasikan ANTM buy dengan support dan resistance di 1.490 –1.600,” tutup Pilarmas.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 45 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 55 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia