Jumat, 15 Mei 2026

Harga Minyak Menguat, Kebijakan China dan Pasokan Eropa Menipis Jadi Penyebab

Penulis : Indah Handayani
11 Des 2024 | 04:24 WIB
BAGIKAN
ilustrasi harga minyak. ( Foto ilustrasi: AFP/File / Haidar Mohammed Ali )
ilustrasi harga minyak. ( Foto ilustrasi: AFP/File / Haidar Mohammed Ali )

HOUSTON, investor.id - Harga minyak menguat pada Selasa (10/12/2024). Hal itu disebabkan meningkatnya permintaan dari China. Ditambah lagi, potensi kekurangan pasokan di Eropa menjelang musim dingin, terlepas dari pergolakan politik terkait penggulingan presiden Suriah.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup naik 5 sen (0,07%) menjadi US$ 72,19 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat (AS) menguat naik 22 sen (0,32%) menjadi US$ 68,59 per barel. Kedua patokan harga tersebut telah meningkat lebih dari 1% pada Senin sebelumnya.

Kenaikan harga minyak didukung oleh laporan bahwa China akan menerapkan kebijakan moneter yang ‘cukup longgar’ pada 2025 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Langkah ini akan menjadi pelonggaran pertama dalam 14 tahun terakhir, meskipun rincian lebih lanjut masih belum jelas.

ADVERTISEMENT

Impor minyak mentah China juga tumbuh secara tahunan untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan terakhir, melonjak pada November dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, analis dari broker minyak PVM Tamas Varga mengatakan peningkatan tersebut lebih disebabkan oleh penimbunan stok daripada perbaikan permintaan.

"Ekonomi China hanya akan terstimulasi melalui peningkatan sentimen dan pengeluaran konsumen, serta melalui kenaikan permintaan domestik yang tercermin dalam inflasi konsumen yang sehat," tambahnya.

Spekulasi terkait permintaan selama musim dingin juga menjadi faktor pendorong.

Pasokan Eropa Ketat

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia