Jumat, 15 Mei 2026

Migasi Karbon Anak Usaha Sawit Sumbermas (SSMS) Bakal Masuk IDX Carbon

Penulis : Indah Handayani
11 Des 2024 | 09:52 WIB
BAGIKAN
Bisnis sawit. Foto: PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).
Bisnis sawit. Foto: PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).

JAKARTA, investor.id – PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) mendukung program pemerintah untuk pembangunan berkelanjutan. Bahkan, saat ini menjalankan pilot project Penilaian dan aksi migasi karbon di salah satu anak perusahaannya yang kedepannya akan diarahkan masuk pada IDX Carbon.

Corporate Secretary Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) Deni Agustinus mengatakan, turut serta mendukung program pemerintah untuk pembangunan berkelanjutan dengan berbagai aksi nyata. Dengan memastikan sustainability policy SSMS diterapkan diseluruh operasional perusahaan yang salah satunya adalah komitmen terhadap sertifikasi RSPO dan ISPO serta sertifikasi lainnya.

“Selain itu, SSMS saat ini menjalankan pilot project Penilaian dan aksi migasi karbon di salah satu anak perusahaannya yang kedepannya akan diarahkan masuk pada IDX carbon,” ungkapnya dalam keterangan pers, Rabu (11/12/2024).

ADVERTISEMENT

Sayangnya, Deni tidak menyebutkan secara spesifik nama anak usaha SSMS tersebut. Ia hanya menjelaskan, SSMS menilai pembangunan berkelanjutan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan terhadap lingkungan sehingga dapat berdampak positif pada saat ini dan masa mendatang.

“Untuk itu, Sinkronisasi yang dilakukan oleh SSMS dalam menjalankan bisnis sawit dimana harga CPO terus naik dan keberlanjutan dapat dilihat dari keberhasilan perseroan dalam menerapkan hilirisasi bisnis dengan anak perusahaannya,” tambah Deni.

Produksi CPO

Menurut Deni, Produksi CPO dan TBS Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) sejak awal tahun hingga saat ini ada di angka 326.955 MT dan 1.168.743 MT, kontribusi terbesar penjualan sementara adalah CPO sebesar 234.296 MT, dimana porsi terbesar penjualan CPO Perseroan kepada entitas anak yaitu PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT).

Sementara itu, Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) Reza Priyambada mengatakan, kalau dilihat dari harga CPO global cenderung mengalami kenaikan seiring meningkatnya permintaan dari industri biofuel serta menurunnya produktivitas CPO di Indonesia dan Malaysia.

Namun demikian, lanjut Reza, kenaikan tersebut tentu harus kita lihat lagi apakah berimbas langsung atau tidak terhadap kinerja dari para emiten sawit karena untuk melakukan adjustment kan tidak serta merta saat itu juga berubah. "Harus dilihat lagi dari kontrak penjualannya," ujar Reza.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 47 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 57 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia