Jumat, 15 Mei 2026

Pyridam Farma (PYFA) Gandeng Perusahaan China Kembangkan Obat Berbasis AI

Penulis : Indah Handayani
13 Des 2024 | 09:40 WIB
BAGIKAN
Pyridam Farma (PYFA) atau PYFAGROUP berkolaborasi dengan perusahaan asal China, XtalPi, dalam rangka mengembangkan obat berbasis teknologi AI.
Sumber: ISt
Pyridam Farma (PYFA) atau PYFAGROUP berkolaborasi dengan perusahaan asal China, XtalPi, dalam rangka mengembangkan obat berbasis teknologi AI. Sumber: ISt

JAKARTA, investor.id - PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) yang kini dikenal sebagai brand PYFAGROUP berkolaborasi strategis inovatif dengan XtalPi, pemimpin global dalam penelitian dan pengembangan (R&D) preklinis berbasis AI, fisika kuantum, dan sistem komputasi berbasis cloud asal China. Hal itu dilakukan dalam rangka mengembangkan obat berbasis teknologi AI.

Chief of Strategic Development Pyridam Farma (PYFA) atau PYFAGROUP dr Widjanarko Brotosaputro mengatakan, dengan rekam jejak kesuksesan XtalPi yang telah bekerja sama dengan raksasa farmasi dunia seperti Pfizer, Eli & Lilly, dan Merck, menjadikan awal kolaborasi ini sebagai langkah untuk semakin memperkuat PYFAGROUP dalam industri farmasi Indonesia.

“PYFAGROUP siap merevolusi proses riset dan pengembangan obat-obatan, beralih dari metode padat karya menjadi sistem berbasis AI dan terotomatisasi. Transformasi ini akan mempercepat pengembangan formulasi obat dengan akurasi yang berbasis data,” ungkap pria yang akrab disapa Paulus ini dalam keterangan pers, Jumat (13/12/2024).

ADVERTISEMENT

Paulus menjelaskan, teknologi AI dan sistem robotik mutakhir dari XtalPi dapat mengoptimalkan proses riset dan pengembangan obat-obatan PYFA dengan analisis data yang cepat dan akurat, memprediksi profil obat baru secara efisien, dan mengurangi biaya eksperimen. Teknologi ini memastikan pengembangan obat yang lebih cepat, lebih aman, dan berkualitas tinggi, sekaligus memperkuat daya saing PYFA.

“Kemitraan kami dengan XtalPi adalah wujud komitmen untuk terus berinovasi dalam pengembangan obat berkualitas tinggi. R&D berbasis AI memungkinkan kami memprediksi profil keamanan dan efektivitas obat sejak awal, memberikan solusi kesehatan yang andal bagi masyarakat Indonesia,” paparnya.

Riset PYFA

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 5 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 43 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 47 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia