Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Tumbang Dihantam Banjir Sentimen Negatif

Penulis : Indah Handayani
17 Des 2024 | 13:35 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Foto: Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Foto: Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kian tenggelam, jatuh sebesar 47,59 poin (0,66%) ke level 7.211 pada penutupan sesi I, Selasa (17/12/2024). Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, IHSG hari ini tumbang karena dihantam banjir sentimen negatif, baik dari eksternal maupun dalam negeri.

Pilarmas mengatakan, sentimen eksternal tersebut adalah pasar menantikan keputusan kebijakan moneter The Fed pada pertemuan 18 Desember 2024 waktu sempat. Berdasarkan CME Fedwatch pemangkasan suku bunga memiliki probabilitas sebesar 95,4% The Fed akan memangkas suku bunga acuannya 25 bps.

“Namun demikian pasar tampaknya tidak hanya fokus pada keputusan The Fed saat ini, tetapi berfokus pada prospek pemangkasan suku bunga pada 2025,” ungkap Pilarmas dalam risetnya, Selasa (17/12/2024).

ADVERTISEMENT

Menurut Pilarmas, fokus pasar tersebut dilandasi dari kecemasan pasar pasca terpilihnya Donald Trump menjadi presiden Amerika Serikat (AS), dimana pasar khawatir ini akan muncul kebangkitan inflasi, lanjutan trade war sehingga ini akan berpotensi ketidakpastian global. Alhasil, pasar tampaknya dipengaruhi ketidakpastian suku bunga The Fed di tahun depan.

“Ssehingga pasar memiliki sikap spekulasi bahwa The Fed memiliki indikasi akan menahan suku bunga acuannya lebih lama,” tambah Pilarmas.

Sementara data ekonomi China terus membebani sentimen pasar dimana pertumbuhan penjualan ritel melambat secara tak terduga sementara produksi industri tumbuh pada kecepatan yang relatif sama dengan Oktober. Meskipun bertumbuh melambat, namun demikian pasar menantikan arah kebijakan yang lebih detail dari pemerintah China.

Dari Jepang Bank of Japan mungkin menunda kenaikan suku bunga bulan ini. Pejabat BOJ minggu lalu menyarankan bahwa lebih banyak waktu diperlukan untuk menilai data ekonomi terbaru. Menteri ekonomi Jepang Ryosei Akazawa menegaskan kembali bahwa Bank of Japan dan pemerintah akan bekerja sama dalam kebijakan moneter yang tepat.

Sentimen Dalam Negeri

Sementara dari dalam negeri, Pilarmas menyebut, outflow investor asing masih menjadi sentimen bagi pergerakan IHSG. “Hal itu berdasarkan data kemarin net sell asing di pasar reguler sebesar Rp 578,62 miliar juga tekanan nilai rupiah yang melemah dari dolar AS,” tambah Pilarmas.

Di sisi lain, lanjut Pilarmas, pasar dihadapi kebijakan pemerintah di awal tahun 2025, dimana pemerintah akan memberlakukan tarif PPN sebesar 12 %. Kenaikan ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Kenaikan tarif tersebut tentunya akan berdampak pada daya beli masyarakat sehingga ini akan memperlambat pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

“Di sisi lain, kenaikan PPN tersebut tentunya akan memberikan dampak pada pelaku usaha dimana akan adanya kenaikan biaya produksi. Alhasil ini akan menyebabkan kenaikan biaya produksi dan biaya konsumsi sehingga akan melemahkan daya beli masyarakat,” jelas Pilarmas.

Pada sesi pertama hari ini, saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar POLU, LION, ECII, DMMX, MIRA. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar SNLK, TRUS, AKSI, SONA, TIRA.

Pilarmas merekomendasikan saham PANI pada perdagangan di sesi II. “Kami merekomendasikan PANI buy engan support dan resistance di 15.050 – 17.150,” tutup Pilarmas.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 49 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 59 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia