Jumat, 15 Mei 2026

Saham Bank Besar Janjikan Cuan Gede, Laba Ditaksir Rp 26,9 Triliun  

Penulis : Harso Kurniawan
18 Des 2024 | 14:09 WIB
BAGIKAN
Pialang memantau pergerakan saham di sekutiras, Jakarta.
Pialang memantau pergerakan saham di sekutiras, Jakarta.

JAKARTA, Investor.id – Ada peluang meraup cuan besar di saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI, seiring fokus perseroan ke segmen kredit korporasi dan langkah mendongkrak dana pihak ketiga lewat aplikasi Wondr. Tak ayal lagi, BCA Sekuritas menaikkan target harga saham BBNI, sehingga peluang cuan makin besar. 

Broker ini menilai, reaksi pasar terhadap saham bank besar BUMN terlalu berlebihan. Ini lantaran kurangnya kejelasan dalam memandang ekonomi Indonesia. 

Modal asing keluar (capital outflow), tulis BCA Sekuritas, akhirnya terjadi di saham-saham bank besar. Banyak pihak menilai bank besar akan terimbas oleh pelemahan konsumsi masyarakat tahun depan. 

ADVERTISEMENT

Dalam kasus BBNI, demikian BCA Sekuritas, tak ada perubahan dari sisi fundamental. NIM BBNI secara bank only mencapai 4,1%, sedangkan secara konsolidasi 4,4%. Ini sudah diperhitungkan oleh pasar.

BBNI, tulis broker itu, harus dibedakan dengan bank besar BUMN lain, karena fokusnya ke korporat dan komersial. Ruang pertumbuhan segmen ini masih ada dibandingkan segmen consumer yang bakal terimbas kontraksi daya beli masyarakat. 

“Pada bagian lagi, imbas dari PPN 12% masih belum ketahuan. Kami akan menunggu untuk melihat bagaimana kebijakan ini berimbas ke segmen konsumer,” tulis BCA Sekuritas, yang dikutip pada Rabu (18/12/2024). 

Dari sisi biaya dana, aplikasi Wondr akan membantu pendanaan BBNI. Sejak aplikasi ini dirilis, BBNI berhasil mendongkrak akun tabungan sebesar 41% dalam dua bulan. 

Fundamental dan Target Harga 

BCA Sekuritas percaya, BNI (BBNI) akan menikmati lonjakan kredit korporasi, karena manajemen diisi para bankir yang jago di segmen ini. Royke Tumilaar, direktur utama BNI, memiliki sejarah kerja kuat di segmen ini. Bersama dengan Agung Prabowo, eks dirut BNI Sekuritas, Royke akan memperkuat posisi BNI di segmen korporasi. 

“Kami memprediksi BNI mencetak pertumbuhan kredit dua digit tahun ini dan tahun depan, kendati tidak mudah,” tulis BCA Sekuritas. 

BCA Sekuritas meng-upgrade rekomendasi buy saham BBNI dengan target harga baru Rp 6.200 dari Rp 6.050, merefleksikan potensi kenaikan 28% dari harga saham saat riset itu dibuat. Broker ini melihat pemulihan berbentuk K alias K-shape recovery akan terjadi, yang akan menguntungkan segmen korporasi dibandingkan mikro dan ultramikro. 

Broker ini memprediksi pendapatan bunga bersih (NII) BNI naik menjadi Rp 47,3 triliun tahun 2025 dari estimasi 2024 sebesar Rp 45 triliun. Laba bersih naik dari Rp 25 triliun menjadi Rp 26,9 triliun. 

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 50 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 60 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia