Rupiah Cerah di Pengujung Tahun, Apa Penyebabnya?
JAKARTA, investor.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat lagi pada perdagangan pengujung tahun, Selasa pagi (31/12/2024). Hal itu karena indeks dolar AS kembali melemah.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.26 WIB di pasar spot exchange, rupiah naik 4,5 poin (0,03%) ke level Rp 16.138 per dolar AS. Sedangkan pada perdagangan Senin (30/12/2024), mata uang rupiah sempat ditutup menguat 92 point berada di level Rp 16.142 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dollar terpantau turun 0,18 poin (0,17%) menjadi 107,94. Sedangkan imbal hasil surat berharga negara (SBN) tenor 10 tahun naik 0,117% di level 7,14 pada Selasa (31/12/2024).
Sementara itu, Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, rupiah hari ini akan bergerak fluktuatif. “Namun, ditutup menguat direntang Rp 16.100 – 16.150,” ungkap Ibrahim, Senin (30/12/2024).
Menurut Ibrahim, volume perdagangan rendah karena liburan Tahun Baru yang membayangi dan data harian yang agak kosong minggu ini. China akan merilis survei pabrik PMI pada hari Selasa, sementara survei ISM AS untuk bulan Desember akan dirilis pada Jumat mendatang.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






